Timnas Pelajar tidak Dibebani Target

Penulis: Budi Ernanto Pada: Jumat, 07 Des 2018, 18:15 WIB Olahraga
Timnas Pelajar tidak Dibebani Target

MI/ RAMDANI

PELATIH Timnas Pelajar Firman Utina menyatakan tidak memberikan target yang terlalu tinggi untuk para pemainnya di ajang Bali International Football Championship (IFC) U-15 2018. Timnas Pelajar seperti diketahui berhasil menembus partai puncak setelah menang 3-1 dari Hubei, klub asal Tiongkok pada Kamis (6/12).

Timnas Pelajar di babak final Kategori 1 akan berhadapan dengan Bara FC, wakil Indoensia, yang juga lolos dari semifinal setelah menang dari Felda United, klub asal Malaysia, dengan skor 2-0 pada Jumat (7/12) di Stadion Beji Mandala, Badung, Bali.

Baca juga: Pilih Latih Pouille, Mauresmo Mundur dari Tim Piala Davis Prancis

Firman menuturkan, ketimbang mematok target, dirinya lebih menekankan agar setiap anak asuhnya bisa disiplin dan menjalankan instruksi dengan baik. “Pemain jangan terpatok dengan kemenangan. Kalau sudah bisa jalankan strategi, kemenangan datang dengan sendirinya,” kata Firman pada

Selain apa yang sudah disampaikan, penting juga bagi Firman untuk selalu mengelola semangat pasukannya. Terlebih ketika kemenangan berhasil didapatkan. Apa yang dimau Firman, jangan sampai hal tersebut dirayakan berlebihan. Menurut dia, sebelum benar-benar menjadi juara, jalan menuju podium pertama sejatinya masih sangat jauh.

Mendapat kepercayaan menangani Timnas Pelajar di ajang Bali IFC pun diakui Firman menjadi pengalaman yang mengesankan karena dirinya baru pertama kali menjadi juru taktik sebuah tim di ajang internasional.

Sementara jika menilik perjalanan kariernya di bidang kepelatihan, jam terbangnya dimulai di akademi yang dia dirikan kurang lebih dua tahun lalu. Firman juga sempat dipercaya menjadi asisten pelatih di Bhayangkara FC. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More