Pengoperasian KEK Bintan Diresmikan Besok

Penulis: Fetry Wuryasti Pada: Jumat, 07 Des 2018, 17:32 WIB Ekonomi
Pengoperasian KEK Bintan Diresmikan Besok

(ANTARA News/Citro Atmoko)

PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan meresmikan pengoperasian kawasan ekonomi khusus (KEK ) Galang Batang di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (7/12).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan investasi di kawasan tersebut dilakukan oleh PT Bintan Alumina Indonesia yang kegiatan utamanya mengolah bauksit dan logistik.

"Besok saya mau resmikan KEK di Bintan dan dia di dalamnya ada investasi besar smelter untuk bauksit yang akan menghasilkan alumina. Investasinya besar dari China," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (7/12).

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Inflasi Harus Dijaga

Menko Darmin belum dapat merinci berapa total investasi yang telah diserap oleh KEK Bintan. Meski demikian, berbagai perusahaan sudah mulai melakukan pembangunan pabrik.

Adapun nilai investasinya sebesar Rp36,25 triliun selama 6 tahun, dengan realisasi Rp5,6 triliun. Jumlah tenaga kerja yang diperkirakan menjangkau 23.200 orang dan diutamakan dari lokal.

"Yang sudah diresmikan untuk mulai dibangun itu perusahaan yang besar itu. Ya tentu saja nanti akan nambah dia semuanya. Biasanya belum ada investasi kita udah bisa launching," tutur dia.

Ke depan selain KEK Bintan, pemerintah juga menggenjot pembangunan KEK Lhokseumawe di Aceh. Selain itu, ada juga KEK Singosari yang diusulkan oleh Jawa Timur dan Bangka Belitung yang masih dalam tahap pembahasan. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More