Masih Kurang, Pemkot Bekasi Minta Bantuan CCTV ke Kemenhub

Penulis: Gana Buana Pada: Jumat, 07 Des 2018, 14:36 WIB Megapolitan
Masih Kurang, Pemkot Bekasi Minta Bantuan CCTV ke Kemenhub

ANTARA

DINAS Perhubungan Kota Bekasi menilai jumlah kamera Closed Circuit Televisi (CCTV) yang dimiliki pemerintah setempat belum cukup. Untuk itu, pihaknya meminta bantuan pengadaan CCTV pada Kementerian Perhubungan.

Seperti yang diketahui, Dinas Perhubungan Kota Bekasi sudah mempunyai 63 kamera CCTV, 44 unit di antaranya masih berjenis kamera fixed focus (FIX) dan 19 unit lainnya berjenis Pan-Tild-Zoom (PTZ). Seluruh kamera pengawas itu terpasang di dua status jalan, yakni nasional dan kota. “Dari jumlah yang ada baru memenuhi 19 simpang jalan saja,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Jumat (7/12).

Baca juga: Rencana Pemasangan CCTV Setengah Hati

Yayan mengatakan, kebutuhan CCTV untuk dipasang di setiap persimpangan masih kekurangan banyak. Untuk diketahui, terdapat 123 persimpangan di Kota Bekasi. Sehingga, masih ada 104 persimpangan yang belum terpasangi kamera pengawas.

Menurut Yayan, saat ini pemerintah daerah sudah meminta bantuan pemasangan CCTV ke pemerintah pusat sebesar Rp5 miliar. Dari besaran bantuan itu, setidaknya ada 20 simpang yang akan terpasangi CCTV.

“Pertimbangannya karena lalu lintas kendaraan di Kota Bekasi sangat padat, maka perlu ada penambahan kamera pengawas," ucapnya.

Yayan mengaku, selama ini pusat komando masih ada di bangunan lama. Menurutnya, lokasi itu kurang ideal, dan untuk pelatihan sumber daya akan ditindaklanjuti. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More