Gara-Gara Cicitan, Kevin Hart Batal Jadi Pembawa Acara Oscar

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Jumat, 07 Des 2018, 16:00 WIB Hiburan
Gara-Gara Cicitan, Kevin Hart Batal Jadi Pembawa Acara Oscar

AFP

KOMEDIAN dan aktor Amerika Serikat Kevin Hart, Kamis (6/12) malam, mengundurkan diri sebagai pembawa acara Piala Oscar karena cicitannya yang homofobia dan antigay di masa lalu.

Dua hari setelah dia mengumumkan akan menjadi pembawa acara penghargaan terbesar bagi insan perfilman itu, Hart menyebut Academy of Motion Picture Arts and Science--penyelenggara Piala Oscar--memintanya meminta maaf terkait cicitan itu atau batal menjadi pembawa acara Piala Oscar.

Hart menyebut cicitan itu diungkapkannya hampir satu dekade lalu dan dirinya telah lebih dewasa ketimbang saat itu.

"Saya memilih untuk tidak meminta maaf. Alasannya, karena saya telah menyelesaikan masalah ini beberapa kali," ujar Hart dalam video yang diunggah di Instagram.

Baca juga: HBO Raih 9 Nominasi Golden Globe

"Saya mengatakan saya saat ini berbeda dengan saya di masa lalu. Saya tidak akan kembali dan membahas masa lalu saya ketika saya telah maju dan berada di situasi yang berbeda," imbuh aktor berusia 39 tahun itu.

Di Twitter, Hart meminta maaf kepada komunitas LGBTQ atas apa yang disebutnya sebagai pernyataan tidak sensitif di masa lalu.

"Saya meminta maaf jika menyinggung banyak orang. Saya telah berubah dan ingin terus berubah. Saya ingin menyatukan orang bukan memisahkan mereka. Banyak cinta untuk Academy, semoga kita bertemu lagi," ungkap Hart. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More