Kerusakan Pedal Rotor Sebabkan Kecelakaan Helikopter Vichai

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Jumat, 07 Des 2018, 09:45 WIB Sepak Bola
Kerusakan Pedal Rotor Sebabkan Kecelakaan Helikopter Vichai

Daniel LEAL-OLIVAS / AFP

PEDAL kokpit yang terputus menyebabkan kecelakaan helikopter yang menewaskan miliarder Thailand pemilik klub Liga Primer Inggris Leicester City dan empat orang lainnya pada 28 Oktober lalu. Hal itu diungkapkan tim penyelidik Inggris, Kamis (6/12).

Kematian Vichai Srivaddhanaprabha mengejutkan dunia olahraga dan menyebabkan Kota Leicester berduka, dua tahun setelah Leicester City sukses menjadi juara Liga Primer Inggris.

Helikopter yang dicat warna biru dan putih, warna ciri khas Leicester, jatuh tidak lama setelah lepas landas meninggalkan King Power Stadion.

Vichai hadir di mayoritas laga kandang Leicester. Dia datang dan meninggalkan stadion menggunakan helikopter yang mendarat dan lepas landas di tengah stadion.

Baca juga: Gelisah Mulai Landa Sarri

Badan Penyelidik Kecelakaan Udara Inggris (AAIB) mengatakan sejumlah pedal di kokpit tidak tersambung dari rotor di ekor helikopter.

"Kehilangan kendali helikopter berawal dari rotor ekor yang tidak tersambung pada mekanisme tuas di kokpit," ujar laporan delapan halaman yang dirilis AAIB.

Akibanya, helikopter berputar tidak terkendali ke arah kanan.

Saat ini, AAIB menjadikan penyelidikan penyebab terpurusnya sambungan itu sebagai prioritas utama.

Pascakecelakaan itu, badan keamanan aviasi Eropa memerintahkan pemeriksaan terhadap helikopter serupa dan tidak ditemukan masalah yang sama. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More