Bank BJB Raih Penghargaan Pengendalian Gratifikasi

Penulis: (E-3) Pada: Kamis, 06 Des 2018, 21:15 WIB Ekonomi
Bank BJB Raih Penghargaan Pengendalian Gratifikasi

Ist

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) kemba­li meraih penghargaan pengendalian gra­tifikasi dan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) 2018 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penghargaan diserahkan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Ra­bu (5/12).

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan mengatakan diraihnya penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi kepada Bank BJB. Bank BJB akan terus konsisten dan melakukan inovasi dengan tetap melaksanakan program pengendalian gratifi­kasi dan LHKPN.

“Komitmen terhadap budaya perusaha­an yang baik diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Bank BJB juga menyadari pentingnya program pengendalian gratifikasi dan LHKPN untuk menjaga kepercayaan yang diberikan para pemangku kepentingan seperti nasabah, investor, pemegang sa­ham, masyarakat, serta insan Bank BJB,” kata Ahmad Irfan dalam keterangan persnya, Kamis (6/12).

Menurut dia, komitmen atas program pengendalian gratifikasi dan LHKPN di­latarbelakangi penandatanganan komitmen bersama program pengendalian gratifikasi dan perluasan LHKPN antara KPK dan Bank BJB pada 2011 silam. (E-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More