Marcus/Kevin Tetap Jadi Tumpuan Utama

Penulis: (Beo/Rul//R-3 Pada: Jumat, 07 Des 2018, 03:15 WIB Olahraga
Marcus/Kevin Tetap Jadi Tumpuan Utama

ANTARA FOTO/Humas PBSI

JELANG laga BWF World Tour Finals 2018, para wakil bulu tangkis Indonesia tengah digembleng untuk bisa membenahi segala kekurangan. Dalam turnamen bulu tangkis dunia akhir tahun itu, enam wakil ‘Merah Putih’ di empat nomor siap bertanding di Tianhe, Guangzhou, Tiongkok, pada 12-16 Desember 2018.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti mengatakan para pebulu tangkis yang berlaga di Guangzhou itu tengah digembleng untuk meningkatkan kekuatan fisik, tenaga, dan kekompakan mereka.

Porsi latihan tersebut diperkuat dengan alasan bahwa  sejumlah pebulu tangkis dari Tiongkok dan Jepang terkenal memiliki pola permainan yang agresif. Bahkan, pemain Jepang umumnya disebut kerap memainkan reli panjang yang melelahkan.

“Semua pemain diharapkan bisa mematangkan teknik dan menguatkan fisik selama latihan. Mereka sudah memiliki jam terbang yang terbilang cukup untuk bisa tampil di Tiongkok. Kita berharap permainan nanti stabil, artinya bisa menjaga konsistensi, walaupun memang tidak semua pemain bisa memiliki kemampuan untuk itu,” kata Susy kepada Media Indonesia, Kamis (6/12).

Saat disinggung mengenai peluang Indonesia di kejuaraan penutup musim tersebut, Susy mengatakan setiap sektor memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mempersembahkan gelar juara. Namun, peluang yang paling besar tetap di ganda putra.  Di sektor tersebut, Indonesia akan diwakili Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Di sektor ganda putri, Susy mengatakan tantangan terbesar datang dari Jepang. Susy cukup optimistis Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia bisa masuk babak final.

“Kalau tunggal putra dan ganda campuran, kami harapkan bisa maksimal dan prediksi kami masuk semifinal sangat mungkin terjadi,” jelas Susy. (Beo/Rul//R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More