Millennials Festival Hadirkan Emil Dardak dan Erick Thohir

Penulis: Retno Hemawati Pada: Jumat, 07 Des 2018, 10:00 WIB Weekend
Millennials Festival Hadirkan Emil Dardak dan Erick Thohir

Ist

SETELAH sukses menarik ribuan pendaftar di Jakarta dan Bandung, Millennials Festival siap menyapa anak muda Surabaya. Dukungan Presiden Jokowi terhadap produk lokal dan keinginan produk lokal mendapat ruang publikasi dan pemasaran membuat Mefest.id sepakat bekerjasama dengan AyoJo yang telah lebih dulu mendukung pemerintahan Jokowi yang pro dengan Millennials.

Mereka kemudian memutuskan untuk mengadakan AYOJO X MEFEST.ID : Jokowi Millennials Festival. Acara ini nantinya akan menggabungkan Bazaar, Talkshow dan Music Performance dalam satu rangkaian acara. Jokowi Millennials Festival akan digelar di Surabaya Town Square pada 8-9 Desember 2018.

Novita Natalia Kusumawardani, Koordinator Millennials Festival 2018 menuturkan, acara ini digelar sebagai bentuk kolaborasi dengan pemuda. "Seiring dengan pertumbuhan penduduk millennials di Indonesia yang kian tinggi, kami ingin mencoba mendengar pendapat mereka. Sekaligus kami juga ingin mengajak anak muda Indonesia untuk berkolaborasi agar bisa memberikan solusi bagi permasalahan bangsa. Kami berharap, acara ini bisa menjadi momentum bagi kita generasi muda agar terus memiliki optimisme dan mampu berkontribusi nyata untuk Indonesia, salah satunya melalui industri kreatif."

Di hari pertama arek-arek Suroboyo bisa menikmati talkshow berjudul Karya Kita untuk Negeri yang akan menghadirkan nama yang tidak asing seperti Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Sementara di hari kedua, ada talkshow Peran Anak Muda dalam Politik Indonesia yang akan menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih, Emil Dardak dan Pengusaha Muda, Erick Thohir.

Acara ini juga akan dimeriahkan oleh penampilan dari Aviwkila dan Reality Club dengan vokalis Fathia Izzati untuk menghibur semua yang hadir di Jokowi Millennials Festival. "Kami coba menghadirkan narasumber terbaik yang bisa merangkul anak muda untuk berdialog mengenai pembangunan Indonesia. Sehingga, anak muda bisa turut membangun bangsa dengan cara mereka sendiri. Karena Indonesia tidak bisa dibangun sendiri, melainkan harus menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama dengan anak-anak muda yang kedepan akan menjadi pemimpin bangsa," pungkas Novita. (Eno/M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More