Youtube Channel Najwa Shihab Raih Gold Play Button

Penulis: Retno Hemawati Pada: Jumat, 07 Des 2018, 09:00 WIB Weekend
Youtube Channel Najwa Shihab Raih Gold Play Button

Instagram/@najwashihab

MANTAN jurnalis Metro TV dan founder Narasi TV, Najwa Shihab, menerima Gold Play Button dari Youtube di acara Google For Indonesia pada Senin (3/12).

Penghargaan ini diberikan oleh Youtube atas capaian lebih dari 1 juta subscribers di Youtube Channel Najwa Shihab. Hingga kini, Youtube Channel Najwa Shihab telah memiliki 1,2 juta subscribers dan pernah menghadirkan berbagai tokoh seperti Anggun C. Sasmi, Djarot, Anies - Sandi, Mahfud MD, hingga David Beckham.

Najwa Shihab berharap, raihan Gold Play Button bisa mendorong pihaknya untuk menciptakan lebih banyak konten berkualitas. "Terima kasih atas penghargaan ini serta kesempatan untuk berbagi pengalaman menarik Narasi TV yang baru kami rintis sejak tahun lalu. Semoga ini bisa memacu kami untuk menciptakan lebih banyak konten berkualitas tinggi, dengan semangat kolaborasi serta membangun komunitas yang kuat dan bisa memberikan dampak bermakna bagi masyarakat. Tidak sabar untuk menyambut tahun depan."

Dia menambahkan meski masih pelaku baru di industri media digital, apa yang dilakukan pihaknya menumbuhkan kepercayaan. "Publik memiliki kemampuan untuk bersikap, menentukan keberpihakan dan mengambil tindakan atas informasi yang kami berikan. Sebuah kepercayaan mahal yang harus kami jaga. Narasi terbuka untuk berkolaborasi dengan siapapun yang punya nilai sama untuk menciptakan konten baik. Karena langit terlalu luas dan tinggi untuk dijelajahi sendiri. Hari ini dan esok hari adalah eranya kolaborasi," tutup Najwa. (RO/Eno/M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More