Kewaspadaan Gempa Tetap Perlu Dijaga

Penulis: Dhika Kusuma Winata Pada: Kamis, 06 Des 2018, 17:41 WIB Humaniora
Kewaspadaan Gempa Tetap Perlu Dijaga

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/

GEMPA yang bersumber dari Sesar Naik Flores masih berlanjut. Hal itu nampak dari guncangan gempa di wilayah Lombok dan Bali, Kamis (6/12) pagi, pukul 08.02 WIB. Meski waktu dan lokasi gempa berikutnya tidak bisa diprediksi, masyarakat diminta untuk tetap waspada.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi tersebut berkekuatan magnitudo 5,7 SR setelah dimutakhirkan menjadi 5,3 SR. Pusat gempa terletak pada koordinat 8,5 LS dan 116,06 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10 km arah barat laut Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, kedalaman 10 km.

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, menyatakan, gempa tersebut masih berkaitan dengan kejadian besar di Lombok pada Agustus lalu. Berdasarkan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan mekanisme sumbernya, gempa yang terjadi kali ini masih bersumber dari Sesar Naik Flores.

"Gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores. Ini masih lanjutan rangkaian gempa Lombok pada Agustus lalu," ujarnya saat dihubungi, Kamis (6/12).

Hasil analisis BMKG, lanjutnya, menunjukkan gempa dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Dampak gempa bumi ini dilaporkan menimbulkan guncangan di daerah Lombok Utara dalam skala intensitas VI MMI, Lombok Barat dan Mataram V MMI, Lombok Tengah dan Lombok Timur IV MMI, Denpasar III-IV MMI, Jimbaran, Tabanan, Nusa Dua dan Sumbawa III MMI, Karangasem, Singaraja dan Kuta II-III MMI. Hasil pemodelan menunjukkan tidak ada potensi tsunami dari gempa tersebut.

Baca Juga: Gempa Lombok, Masyarakat Berlarian Keluar Rumah

Daryono menegaskan masyarakat perlu tetap waspada. Pasalnya, gempa berikutnya tidak dapat diprediksi. Kewaspadaan khususnya bagi warga yang beraktivitas di dalam gedung atau bangunan.

"Bicara gempa sifat ketidakpastiannya sangat tinggi. Kewaspadaan tetap diperlukan. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ungkapnya.

Meski begitu, dia meyakini potensi gempa susulan yang bersumber dari Sesar Naik Flores tidak akan terjadi dalam skala besar. Pasalnya, secara umum Lombok sudah dalam masa postseismik.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More