Kerugian Negara Akibat Kendaraan Odol Capai Rp43 Triliun

Penulis: Lina Herlina Pada: Kamis, 06 Des 2018, 15:25 WIB Ekonomi
Kerugian Negara Akibat Kendaraan Odol Capai Rp43 Triliun

ANTARA FOTO/ Reno Esnir

DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, mengungkapkan, kerugian negara akibat kendaraan besar over dimensi dan over loading (odol) yang melewati jembatan timbang mencapai Rp43 triliun untuk seluruh wilayah Indonesia.

Hal itu diungkapkan Budi saat menghadiri Rakor Teknis Andalalin Rancang Bangun Kendaraan Bermotor, serta Peraturan Perundang-undangan, di Hotel Gammara Makassar, Kamis (6/12).

Terkait hal itu, dirinya ingin jembatan timbang hanya dipergunakan untuk pengawasan dan kontrol saja.

"Tapi untuk kendaraan yang over loading di Jakarta, sekarang, akan diturunkan. Sementara untuk over dimensi langsung dipotong. Mengapa itu dilakukan? karena berdampak besar pada keselamatan berlalu lintas," tegasnya.

Budi menambahkan peraturan itu sudah diterapkan di jembatan timbang.

"Alat kita bukan untuk penegakan hukum, tapi agar tidak over loading dan over dimensi," lanjutnya.

Baca Juga: Pelaku Usaha Minta Waktu Transisi Kebijakan ODOL

Sebenarnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mencanangkan zero Over Dimensi dan Over Loading (ODOL), bagi kendaraan besar sejak 1 Agustus 2018.

Sebelumnya, Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah XIX Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Benny Nurdin Yusuf mengatakan penertiban ODOL di Sulses sudah dilakukan sejak 1 Agustus lalu.

"Di Jembatan Timbang Maccopa, Kabupaten Maros, Sulsel, pihak BPTD sudah melakukan tindakan terhadap kendaraan yang over tersebut dengan memberi tanda dengan memberi cap dengan cat semprot jika telah melakukan pelanggaran," kata Benny.

Menurutnya, hulu dari over loading adalah over dimensi, sehingga perlu penertiban dengan penindakan di jalan untuk angkutan barang over dimensi yang mengubah bak muatan tidak sesuai ketentuan, khususnya kawasan Makassar, Maros, Sunnguminasa dan Takalar (Mamminasata), karena dianggap sebagai pusat pergerakan angkutan barang di Sulsel.

Benny berharap, ada sinergitas antarstakeholder untuk bisa mewujudkan Zero Odol, dalam menurunkan kerugian negara akibat rekonstruksi jalan.

"Ini juga bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan mengurangi tingkat kemacetan," pungkasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More