George W Bush Ucapkan Pesan Perpisahan untuk Sang Ayah

Penulis: Marcheilla Ariesta Pada: Kamis, 06 Des 2018, 12:48 WIB Internasional
George W Bush Ucapkan Pesan Perpisahan untuk Sang Ayah

David J. Phillip/POOL/AFP

PIDATO perpisahan George W Bush untuk sang ayah diwarnai gelak tawa dan air mata. Pidato tersebut disampaikan dalam ibadah pemakaman kenegaraan sang ayah di Katedral Nasional Washington.

Dia mengawali pidatonya dengan ungkapan 'mati muda selambat mungkin', yang merupakan ungkapan sang ayah, George HW Bush. Pernyataannya disambut tawa seisi ruangan.

Dia juga menyebutkan ayahnya tahu caranya mati sejak masih kecil. Pasalnya, Bush Senior mengidap penyakit infeksi Staph yang hampir merenggut nyawanya.

Bush Junior menambahkan, meski memiliki karier yang panjang, ayahnya tidak lupa dengan keluarga dan bersenang-sebang.

Bahkan, katanya, sang ayah memiliki grup surat elektronik khusus untuk membahas lelucon terbaru bersama teman-temannya.

"Ayah selalu sibuk, selalu bergerak, namun tidak pernah terlalu sibuk untuk berbagi cinta dalam hidupnya bersama orang-orang sekitar," tutur Bush Junior, dilansir dari laman AFP, Kamis (6/12).

Baca juga: Trump Bertemu Keluarga Bush

Dengan pengalamannya melihat teman-temannya tewas di medan perang, Bush Senior sangat menghargai hidup. Dia mengatakan, ayahnya dapat menjadi contoh baik bagi seseorang.

"Jumat lalu, saat saya diberitahu hidupnya hanya tinggal hitungan menit, saya meneleponnya. Saya mengatakan 'Ayah, saya mencintaimu. Ayah sudah menjadi bapak yang baik'," katanya.

"Dan kata-kata terakhir yang ia ucapkan adalah, 'Saya juga mencintaimu'," imbuh Bush Junior.

Dia tidak bisa menahan tangisnya saat menyampaikan salam perpisahan untuk sang ayah.

Dia mengaku senang mengetahui sang ayah dikubur disamping ibunya, Barbara dan adiknya, Robin yang meninggal akibat leukimia saat masih sangat kecil.

"Dalam duka, kami tetap tersenyum. Kami tahu ayah bisa kembali memeluk Robin dan memegang tangan ibu," ungkap George W Bush.

Di usia senja, Bush senior keluar masuk rumah sakit atas berbagai keluhan, termasuk penyakit Parkinson. April lalu, Bush senior dirawat atas infeksi darah.

Pada Juli 2015, dia dibawa ke rumah sakit setelah menderita retak tulang di bagian leher. Setelah insiden Juli 2015 itu, enam bulan kemudian dia dibawa ke rumah sakit Houston Methodist setelah mengeluhkan kesulitan bernapas.

Sebelumnya, pada 2012, Bush juga dirawat akibat batuk yang terkait bronkitis. Dia sempat menghabiskan waktu di rumah sakit hingga akhirnya diperbolehkan pulang pada awal 2013.

Bush senior meninggal dunia di usia 94 tahun di rumahnya di Texas pada 30 November lalu. Ia merupakan presiden ke-41 AS yang memimpin Negeri Paman Sam melewati Perang Dingin. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More