Senator AS Yakin Putra Mahkota Terlibat

Penulis: (AFP/Yan/I-2) Pada: Rabu, 05 Des 2018, 21:40 WIB Internasional
Senator AS Yakin Putra Mahkota Terlibat

AFP

DUA senator utama dari Partai Republik Amerika Serikat (AS) berkeyakinan bahwa putra mahkota Arab Saudi mengarahkan rencana pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Hal itu mereka ungkapkan setelah melakukan briefing dengan Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) AS, Gina Haspel, pada Selasa (4/12) waktu setempat.

Keyakinan meluap-luap yang diutarakan anggota partai pengusung Presiden AS Donald Trump itu bertentangan dengan sikap Gedung Putih yang berupaya menyampingkan hubungan Putra Mahkota Muhammad bin Salman (MBS) dalam kasus pembunuhan Khashoggi.

“Saya tidak memiliki pertanyaan dalam benak saya, bahwa putra mahkota mengarahkan pembunuhan itu,” kata Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat, Bob Corker, kepada wartawan setelah Haspel memberi penjelasan kepada sekelompok kecil senator.

Dia melanjutkan, jika MBS berada di depan juri, dia akan dihukum dalam waktu kurang dari 30 menit.

Senada, rekannya sesama senator dari Partai Republik, Lindsey Graham, mendesak Trump untuk mengambil sikap yang lebih keras terhadap Riyadh.

Graham menyatakan hal itu setelah menghadiri briefing tertutup selama 1 jam. “Putra mahkota sudah gila dan terlibat dalam pembunuhan Khashoggi,” cetusnya.

Sementara itu, Senator South Carolina secara langsung menyangkal komentar para pejabat di pemerintahan Trump, termasuk Menteri Pertahanan Jim Mattis yang pekan lalu mengatakan adanya bukti yang melibatkan putra mahkota.

Di sisi lain, sejumlah surat kabar AS, termasuk The Wall Street Journal, telah melaporkan bahwa CIA memiliki bukti tentang keterlibatan MBS, yaitu berupa pertukaran 11 pesan dengan pembantu dekatnya, Saud al-Qahtani, yang diduga mengawasi jalannya pembunuhan itu, sebelum dan sesudah terjadi.

Beberapa bukti yang paling penting ialah rekaman audio tentang pembunuhan yang menurut pemerintah Turki telah didistribusikan. Namun, Graham mengatakan rekam­an tersebut tidak diputar dalam briefing.

Saat ini, pemerintah Arab Saudi terus berupaya menjaga hubungan baik dengan pihak lain. Namun, mereka secara tegas menolak tuduhan yang mengaitkan MBS dengan pembunuhan tersebut. (AFP/Yan/I-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More