110 Atlet Berprestasi Dapat Penghargaan Kemenpora

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Rabu, 05 Des 2018, 19:21 WIB Olahraga
110 Atlet Berprestasi Dapat Penghargaan Kemenpora

MI/Adam Dwi

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga memberikan penghargaan kepada 110 atlet berprestasi di tingkat internasional. Mereka mendapat uang pembinaan maupun beasiswa sebagai wujud penghargaan atas prestasi yang disumbangkan kepada Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan total Rp5 Miliar yang diberikan Kemenpora merupakan sebagai bentuk apresiasi.

"Penghargaan yang kesekian kalinya diberikan oleh pemerintah kepada para atlet peraih medali khususnya di single event baik yang berskala ASEAN, Asia, dan dunia. Seperti yang kita tahu bahwa salah satu atlet kita juara road race ini juga mendapat bonus, angkat besi juga demikian, dan angkat berat juga diberikan penghargaan," ujar Imam di sela-sela acara Pemberian Penghargaan Putra/Puri Bangsa Berprestasi di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Rabu (5/12).

Baca juga: KONI Sumbar Beri Penghargaan Atlet Asian Games

Beberapa atlet yang mendapat bonus, diantaranya adalah Timnas Indonesia U-16 dan U-19, Juara Dunia angkat berat Sri Hartati, dan lifter muda Nur Vinatasari yang meraih perunggu di Youth Olympic Games 2018. Sri mendapat bonus sebesar Rp 200juta. Begitu pula Nur yang mengantungi bonus RP 100 juta.

Untuk Timnas U-16 yang baru saja juara Piala AFF U-16 2018 dan menembus babak perempat final Piala AFC U-16, serta skuat Timnas U-19 yang juga menembus babak delapan besar Piala AFC U-19 2018, Kemenpora memberikan bonus sebesar RP65 juta pada tiap-tiap pemain.

"Penghargaannya adalah beasiswa bagi pelajar di bawah usia 16-19 tahun, demikian juga bagi senior yang langsung mendapat dana pembinaan yang dikirim ke rekening masing-masing. Total dana keseluruhan yang diberikan saat ini sebesar RP5 Miliar," lanjut Imam.

Kemenpora juga memberikan penghargaan bagi para atlet autis. Menurut Imam, ini menjadi pembuktian Kemenpora bahwa tak ada deskriminasi bagi para atlet.

"Para atlet-atlet autis itu sudah berprestasi di level Asia, ini menunjukkan komitmen pemerintah kepada seluruh atlet bahwa tidak ada deskriminasi. Kita akan memberikan kepada semuanya, tak hanya atlet bahkan pelatih juga kita berikan, karenanya ini menjadi momentum untuk menggerakan seluruh orang tua, guru, pelatih agar mendorong anak-anaknya untuk menjadi atlet yang kelak akan mengharumkan dan membanggakan bagi Indonesia," pungkasnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More