Aturan Tie Break Baru akan Diterapkan di Australia Terbuka

Penulis: Budi Ernanto Pada: Rabu, 05 Des 2018, 15:45 WIB Olahraga
Aturan Tie Break Baru akan Diterapkan di Australia Terbuka

AFP PHOTO/POOL/Ben Curtis

TURNAMEN Grand Slam Australia Terbuka dikabarkan bakal mengikuti jejak Wimbledon yang akan menerapkan aturan tie break baru. Namun, regulasi yang akan dipakai Australia Terbuka, sedikit berbeda dengan Wimbledon.

Dasar Wimbledon menggunakan peraturan baru itu merupakan tindak lanjut atas lamanya pertandingan antara John Isner dan Kevin Anderson di laga semifinal Wimbledon 2018. Kala itu, skor akhir menunjukkan angka 26-24 untuk kemenangan Isner.

Meski menang, Isner mengaku tidak terlalu gembira lantaran untuk mengalahkan Anderson saja sampai butuh waktu hingga tiga jam.

Bagi Isner, itu merupakan laga keduanya yang memakan waktu begitu lama. Sebelumnya, dia juga pernah melawan Nicolas Mahut di Wimbledon 2010 hingga skor berakhir di angka 70-68.

Baca juga: Boris Becker Cabut Klaim Kekebalan Diplomatik

Sedangkan di Australia Terbuka, aturan yang akan dipakai, ialah tie break berlaku jika angka sudah menyentuh 6-6. Wimbledon sepakat di angka 12-12.

Dengan demikian, Grand Slam tahun depan pasti sedikit memusingkan para pemain yang harus membuat strategi yang berbeda untuk setiap turnamen.

Federasi Tenis Prancis sejauh ini belum buka suara soal regulasi baru. Sementara Amerika Serikat Terbuka menggunakan pola tie break jika setiap set berakhir 6-6. (Telegraph/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More