Empat Bulan Berturut-Turut, Surplus Perdagangan Jepang dengan AS Susut

Penulis: Angga Bratadharma Pada: Senin, 19 Nov 2018, 12:45 WIB Internasional
Empat Bulan Berturut-Turut, Surplus Perdagangan Jepang dengan AS Susut

AFP

SURPLUS perdagangan Jepang yang sensitif secara politik dengan Amerika Serikat (AS) semakin menyusut pada Oktober dan merupakan penurunan bulanan keempat berturut-turut, data resmi menunjukkan.

Di sisi lain, AS tengah berupaya menjaga postur perekonomian lebih sehat terutama dari sisi defisit perdagangan.

Mengutip Xinhua, Senin (19/11), angka tersebut juga menunjukkan defisit perdagangan global secara keseluruhan, karena peningkatan impor minyak mentah dan gas alam cair membanjiri peningkatan ekspor mobil dan mesin.

Surplus Jepang dengan AS mencapai US$573,4 miliar yen (US$5 miliar) pada Oktober, turun sebanyak 11,0% secara tahun ke tahun.

Ekspor mobil, mesin, dan mesin yang digunakan untuk pesawat meningkat. Sementara impor biji-bijian, gas, dan minyak mentah meningkat. Presiden AS Donald Trump membidik Jepang sebagai target berikutnya setelah Tiongkok, saat ia berusaha untuk mengurangi defisit perdagangan AS.

 

Baca juga: Pemimpin APEC Putar Otak demi Tercapainya Kesepakatan Netral

 

Wakil Presiden AS Mike Pence menegaskan kembali posisi Washington pekan lalu bahwa bisnis AS telah menghadapi hambatan yang tidak adil di Jepang. AS berharap terdapat perdagangan yang lebih adil agar nantinya perdagangan AS bisa berkontribusi positif terhadap perekonomian secara keseluruhan.

"Amerika Serikat telah mengalami ketidakseimbangan perdagangan dengan Jepang terlalu lama. Produk dan layanan Amerika terlalu sering menghadapi hambatan untuk bersaing secara adil di pasar Jepang," kata Mike Pence, setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Tokyo.

Jepang telah menyaksikan sebuah peristiwa ketika Pemerintah Trump mengenakan tarif atas barang-barang Tiongkok dan mengkritik Beijing atas kebijakan mata uangnya. Pejabat AS dan Jepang diperkirakan memulai melakukan pembicaraan perdagangan pada Januari.

Jepang membukukan defisit perdagangan global keseluruhan mencapai sebesar 449,3 miliar yen (US$4 miliar), defisit pertama dalam dua bulan terakhir, karena impor naik 19,9% dan ekspor tumbuh hanya 8,2%. Defisit dengan mitra dagang terbesarnya Tiongkok melonjak 52,1%, mencatat defisit bulanan ketujuh berturut-turut. (Medcom/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More