Laguku Sayang (tanpa Izin) Dinyanyikan Orang

Penulis: (AT/M-2) Pada: Minggu, 18 Nov 2018, 08:45 WIB Hiburan
Laguku Sayang (tanpa Izin) Dinyanyikan Orang

MI/ARDI

"TANPA Sunset di Tanah Anarki, Vallen ga akan ada di posisinya saat ini. #fact." Cicitan Jerinx di Twitter-nya pada 9 November 2018, pukul 20.04 WIB itu, lantas membuat jagat maya riuh.

Penggebuk drum Superman Is Dead (SID) tersebut seolah membuka kembali kegelisahan para musisi terhadap etika dalam menyanyikan lagu karya orang lain. Lelaki bernama lengkap I Gede Ari Astina itu, kemudian membahas hal tersebut dalam akun-akun media sosialnya.

Menurut dia, penyanyi itu sudah meng-cover lagu Sunset di Tanah Anarki sejak 2013. Saat itu, SID mengikhlaskannya dengan dalih untuk membantu perjuangan musisi lain. Bahkan, sampai ada DVD Via Vallen dan dikomersialkan pun, Jerinx masih berujar, rapopo (tidak apa-apa).

Kekesalan Jerinx mulai muncul setelah melihat transformasi Via Vallen yang kini sukses. Menurut dia, lagu itu harusnya bukan untuk dikomersialkan, melainkan minimal berkontribusi untuk gerakan sosial melawan lupa, pelurusan sejarah 1965, perjuangan Kendeng, dan sebagainya. Alasan lain, album SID yang baru dirilis dinilainya potensial dijadikan versi dangdut/koplo.

Dengan 'serangan' terhadap Via Vallen, ia berharap, terpantik kesadaran akan etika dalam memperlakukan lagu karya sesama musisi.

Via Vallen lewat akun Instagram-nya kemudian menyampaikan permohonan maaf. Pelantun theme song Asian Games 2018 itu menjelaskan, tidak ada niat untuk merusak roh Sunset di Tanah Anarki.

Via pun mengaku, tidak tahu-menahu soal DVD lagu SID yang ia nyanyikan. Tidak pernah pula menikmati uang dari hasil penjualan DVD tersebut. "Selama ini saya hanya mendapatkan uang dari off air panggung ke panggung, bukan dari digital," beber Via.

Perseteruan macam Via Vallen versus Jerinx bukan yang pertama kali. Pada Oktober 2017, kasus serupa pernah mencuat dengan melibatkan Mohammad Istiqamah Djamad (Is), yang saat itu masih jadi vokalis Payung Teduh, dan Hanin Dhiya.

Saat itu, Is geram dengan brutalnya pemanfaatan lagu Akad. Bukan sekadar di-cover, lagu itu bahkan diproduksi ulang, dijual di platform digital, dan dibawakan di televisi tanpa seizin Payung Teduh.

Hanin Dhiya yang saat itu turut meng-cover lagu Akad langsung merespons protes Is dengan permintaan maaf.

Ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Ketua Umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Dwiki Dharmawan menyebut, friksi semacam itu pada dasarnya disebabkan persoalan komunikasi.

"Kalau sifatnya, di Youtube menyanyikan cover, tidak memerlukan izin, tidak apa-apa," kata dia kepada Media Indonesia, Rabu (14/11). Jika sampai memproduksi baru, seperti aransemen dan sound recording, semua itu sudah diatur dalam UU tentang Hak Cipta.

Ia pun menyarankan, apabila sudah terjadi persoalan mengenai hak cipta, sebaiknya diselesaikan secara mediasi dan musyawarah. Di sisi lain, para musisi pun diharapkan lebih peka ketika membawakan karya orang lain.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More