Pertemuan DK PBB belum Hasilkan Putusan

Penulis: (AFP/Tes/Yan/I-1) Pada: Kamis, 15 Nov 2018, 07:20 WIB Internasional
Pertemuan DK PBB belum Hasilkan Putusan

(Photo by MAHMUD HAMS / AFP

JALUR Gaza yang kembali memanas, mendorong Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan pertemuan tertutup. Meski fokus utamanya membahas peningkatan kasus kekerasan di Jalur Gaza, belum ada kesepakatan yang diambil untuk mengatasi krisis tersebut.

Kuwait yang mewakili negara-negara Arab dalam DK PBB, berikut Bolivia, meminta diadakannya pertemuan menyusul serangan terburuk yang kembali terjadi di Jalur Gaza, sejak pecahnya perang antara militan Hamas dan Israel pada 2014.

Setelah pertemuan tertutup selama 50 menit, Duta Besar Palestina Riyad Mansour mengatakan DK PBB dinilai gagal memikul tanggung jawabnya untuk mengambil tindakan yang mengakhiri kekerasan di wilayah konflik tersebut.

"Ada satu negara yang tidak menolak adanya diskusi di dewan," cetus Mansour. Pernyataannya merujuk pada Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump, yang mengambil sikap pro-Israel.

Pernyataan tersebut memang harus disetujui terlebih dahulu melalui konsensus oleh seluruh anggota dewan. Duta Besar Kuwait Mansour al-Otaibi mengungkapkan mayoritas anggota dewan memiliki pandangan bahwa PBB harus segera melakukan sesuatu.

Sebelumnya, kelompok militan Palestina termasuk Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, mengeluarkan pernyataan bersama untuk menghentikan gencatan senjata dengan Israel, yang mana ditengahi Israel. Kelompok tersebut berjanji akan menahan gencatan senjata, selama Israel melalukan hal serupa. Kendati demikian, belum ada respons khsusus dari pihak Israel.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Rabu dan menyerukan pemilihan umum segera setelah perselisihan tajam mengenai kesepakatan gencatan senjata Gaza, yang membuat pemerintah gusar.

Lieberman juga mengatakan partainya mundur dari koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, meninggalkan perdana menteri dengan hanya mayoritas satu kursi di parlemen.

Pemilihan tidak jatuh tempo sampai November 2019, tetapi pengunduran diri Lieberman meningkatkan kemungkinan suara sebelumnya. "Apa yang terjadi kemarin - gencatan senjata dikombinasikan dengan proses dengan Hamas - menyerah pada teror," kata Lieberman saat menjelaskan alasan mengundurkan diri.

Hamas menyebut pengunduran diri Lieberman sebagai "kemenangan untuk Gaza."

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More