Mercedes Waspadai Kebangkitan Ferrari Musim Depan

Penulis: Crash/Autosport/Beo/R-2 Pada: Selasa, 13 Nov 2018, 02:20 WIB Olahraga
Mercedes Waspadai Kebangkitan Ferrari Musim Depan

AFP/Mauro Pimentel

SUKSES ganda kembali diraih tim Formula 1 Mercedes, musim ini. Selain pembalap mereka Lewis Hamilton menjadi juara dunia, tim berlambang bintang tiga itu sukses menjadi juara konstruktor untuk kelima kalinya secara beruntun sejak 2014.

Mercedes pun berhasil menyamai rekor Ferrari yang juga pernah menjadi juara berturut-turut selama lima musim sejak 2000. Jika dibandingkan dengan pencapaian mereka pada musim lalu, Mercedes kali ini cukup kesulitan untuk bisa menyegel gelar juara.

Namun, tim asal Jerman itu bisa dibilang tetap beruntung karena sudah mampu mengangkat trofi sebelum musim berakhir. F1 musim ini sejatinya menyisakan satu seri lagi dan akan berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Minggu (25/11).

Pada musim lalu, Mercedes sudah bisa berpesta setelah Hamilton menjadi juara di GP Amerika Serikat atau ketika musim 2017 masih menyisa-kan tiga balapan. Namun, musim lalu Mercedes tidak memiliki rival berat selain Ferrari. Sementara itu, tahun ini, Red Bull melalui dua pembalapnya, yakni Daniel Ricciardo dan Max Verstappen, juga beberapa kali naik podium.

Tambah ketatnya persaingan di musim ini, sudah sering dikatakan bos Mercedes Toto Wolff. Dia mengatakan tiga tim termasuk timnya akan sangat sulit untuk bisa merebut gelar juara. Namun, Wolff tetap menyebut Ferrari menjadi pesaing utamanya.

"Terlepas dari kesulitan mereka, Ferrari tetap menjadi tim yang sangat tangguh saban musim. Melawan mereka seperti tanding tinju," kata Wolff.

Meski sudah menyegel gelar juara dunia, Hamilton tidak mengendorkan gasnya. Pembalap Inggris itu seperti ingin menunjukkan profesionalitas-nya.

Hal itu ia pertontonkan di GP Brasil, kemarin. Dalam balapan di Sirkuit Autodromo Jose Carlos Pace, Hamilton sukses merebut podium kehormatan setelah finis di urutan pertama dengan waktu 1 jam 27 menit 9,066 detik.

Ia berada di depan Max Verstappen (Red Bull) yang ada di posisi kedua dan Kimi Raikkonen (Ferrari) yang finis di urutan ketiga. Sementara itu, rekan Raikkonen, Sebastian Vettel, harus puas finis keenam.

Ferrari mengatakan kegagalan Vettel di Brasil disebab-kan adanya masalah di sensor mobil pembalap asal Jerman itu. Bos Ferrari Maurizio Arrivabene mengatakan karena adanya disfungsi sensor.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More