Budi Luhur Lepas 1.470 Mahasiswa

Penulis: (Dhk/I-2) Pada: Minggu, 11 Nov 2018, 09:00 WIB Humaniora
Budi Luhur Lepas 1.470 Mahasiswa

MI/Muhammad Zen

UNIVERSITAS Budi Luhur (UBL) menggelar seremoni wisuda mahasiswa di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, kemarin. Sebanyak 1.470 mahasiswa jenjang ahli madya (D-3), sarjana (S-1), dan pascasarjana (S-2) diwisuda.

Rektor UBL Profesor Didik Sulistyanto mengatakan jumlah peserta wisuda kali ini merupakan rekor yang tertinggi. “Ini rekor tertinggi dari pernah ada sebelumnya.”

Didik menyampaikan para peserta wisuda diharapkan bisa menjadi tenaga kerja berdaya saing tinggi di tengah pasar kerja yang kian ketat. Terlebih saat ini terjadi ­revolusi industri 4.0 yang menuntut tenaga kerja memiliki kemampuan serta keterampilan mutakhir seperti literasi digital dan soft skill kreativitas.

“Wisudawan dan wisudawati diharapkan bisa berkontribusi dengan kecerdasan yang berbudi luhur meningkatkan kreativitas, inovasi, dan entrepreneurship untuk membangun negeri,” urainya.

Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro menyatakan bersyukur pihaknya bisa melakukan wisuda untuk program studi kriminologi. “Kami merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta yang memiliki program studi kriminologi. Di Indonesia ­hanya ada tiga, yaitu di Universitas Budi Luhur, Universitas Islam Riau, dan Universitas Indonesia.”

Dari total 1.470 peserta wisuda, sebanyak 170 orang merupakan penerima beasiswa. Beasiswa yang diberikan berupa beasiswa atlet, beasiswa ­putra daerah, beasiswa prestasi akademik, dan beasiswa yatim piatu serta keluarga kurang mampu.

Untuk pencapaian nilai ter-tinggi summa cum laude diraih Ali Gafar dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,99. Ali tercatat sebagai mahasiswa di  program studi manajemen.

Wisudawan dengan capaian summa cum laude lainnya ialah Robani Achsan dengan IPK 3,97 dari program studi akuntansi, Suherman dengan IPK 3,96 dari program studi elektro, ­Anastasia Niken Santari dengan IPK 3,96 dari program studi ilmu komunikasi, dan Ferrari Lancia dengan IPK 3,93 dari program studi magister ilmu komunikasi.

Untuk Akademi Sekretaris, wisudawan terbaik diraih Amanda Kurniasari Tamira dengan IPK 3,95.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More