Petualangan Clara di Dunia Pararel

Penulis: SURYANI WANDARI PUTRI Pada: Minggu, 11 Nov 2018, 01:40 WIB Weekend
Petualangan Clara di Dunia Pararel

DOK IMDB

KEPERGIAN ibunya Kuntuk s e l amany a membuat Clara, 14, sedih. Namun, hadiah berupa telur dari mendiang ibunya membuatnya bahagia. Telur dengan hiasan cantik bertulisan everything you need is inside mengantarkannya ke pertualangan baru. Pasalnya, untuk membuka hadiah itu perlu kunci.

Pertualangannya mencari kunci itu dimulai dari benang emas yang diberikan ayah baptisnya, Drosselmeyer. Saat Clara menyusuri benang emas itu, ia tanpa sadar memasuki empat dunia paralel, yakni Land of Snowflakes, Land of Flowers, dan Land of Sweets, serta dunia keempat yang gelap nan menakutkan.

Dalam perjalanannya, Clara bertemu Phillip. Tentara Nutcracker itu setia dan patuh. Bersama Nutcracker Clara nekat mengambil kunci yang dibawa tikus kecil penghuni dunia keempat yang dipimpin Mother Ginger. Mother Ginger dikenal jahat dan menakutkan, mirip boneka rusak. Rambutnya merah, kulit warjahnya retak dan terkelupas.

Belum lagi di dunia keempat ini terdapat raja Tikus yang bertubuh besar, menjulang yang terbuat dari ribuan tikus kecil yang dapat berjalan, badut pengawas Mother Ginger yang mengganggu. Pertualangan Clara dalam film The Nutcracker and the Four Realms produksi Disney ini seru nih sobat.

Tokoh Clara diperankan Mackenzie Foy yang pernah membintangi fi lm Interstellar, The Conjuring, dan The Twillight Saga, Breaking Dawn-Part 2 ini mempunyai karakter selalu ingin tahu. Bisa dikatakan ia seorang pemikir karena mempunyai ketertarikan terhadap hal mekanik nih. Film yang diadaptasi dari novel The Nutcracker and the Mouse King (1816) ciptaan Ernst Theodor Amadeus Hoffmann (biasa disingkat ETA Hoffmann) ini tayang di bioskop Indonesia sejak 2 November 2018 nih. Sobat sudah nonton? Yuk kulik bareng Medi!

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More