Anies: Tidak Ada Rencana Penghapusan Koridor Transjakarta

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Sabtu, 10 Nov 2018, 15:30 WIB Megapolitan
Anies: Tidak Ada Rencana Penghapusan Koridor Transjakarta

AFP/ADEK BERRY

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tidak ada rencana penghapusan koridor satu Transjakarta.

"Nggak ada, menurut saya jangan diputar-putar terus. Nggak ada," kata Anies di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11).

Ia menambahkan, lokasi koridor 1 yang bersamaan dengan jalur MRT justru menjadi contoh transportasi umum terintegrasi. Setelah masyarakat menggunakan MRT bisa melanjutkan perjalanan dengan bus Transjakarta.

"Jadi begini, jangan hanya koridor 1,2,3, atau 13 gitu bukan. Kita akan membuat rute transportasi massal yang bisa menjangkau di atas 90% wilayah penduduk DKI," sebutnya.

Baca Juga:

Ada Tiga Rute Baru Trans-Jakarta

Oleh karena itu, harus ada pengaturan rute selanjutnya. Anies pun menyampaikan akan ada rute baru, ada yang diperpendek dan diperpanjang. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada rute yang digantikan moda transportasi lainnya.

"Jadi tidak spesifik satu dan dua rute saja. tetapi pada saat ini, justru jangan ada penggeseran rute ketika MRT baru mulai, karena itu justru masanya integrasi dimulai," tuturnya.

Paling penting, lanjut Anies, antarmoda transportasi bisa terintergrasi sehingga mempermudah masyarakat dalam melakukan mobilisasi

"Jangan sampai misalnya halte TJ jauh dari pintu masuk ke MRT. Harus dekat supaya terintergrasi, kan sebagai penguna kita mau mengunakan kendaraan umum kalau mudah pindahnya. Kalau sulit ya naik taksi atau ojek saja."(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More