Hujan Deras di Jateng bagian Selatan, BPBD Tingkatkan Kesiapsiagaan

Penulis: Liliek Dharmawan Pada: Sabtu, 10 Nov 2018, 14:00 WIB Nusantara
Hujan Deras di Jateng bagian Selatan, BPBD Tingkatkan Kesiapsiagaan

Dok.MI/Atet Dwi Pramadia

SEJUMLAH Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meningkatkan kewaspadaan, menyusul berlangsungnya hujan dengan intensitas tinggi. Bahkan di Banyumas dan Banjarnegara telah diwarnai dengan longsor skala kecil.

Kesiapsiagaan ditingkatkan karena berdasarkan prakiraan BMKG hujan akan turun dengan intensitas lebat karena adanya fenomena Madden Jullian Oscillation (MJO) atau aliran massa udara basah hingga 14 Oktober.

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan berdasarkan prakiraan dari BMKG, hujan lebat berpotensi terjadi di Indonesia bagian barat dan tengah, tak terkecuali di Jateng.

"Adanya fenomena MJO tersebut dapat memicu hujan yang lebat sehingga berpotensi memunculkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor maupun puting beliung," jelas Teguh, Sabtu (10/11).

Baca Juga:

BMKG: Meningkatnya Curah Hujan Berpotensi Longsor dan Banjir

 

Terkait hal itu, Teguh meminta seluruh pemkab di Jateng bagian selatan untuk meningkatkan kewaspadaan. Salah satu yang perlu diperhatikan , memangkas dahan atau ranting pohon yang tinggi.

 

Sementara dari Banjarnegara dilaporkan hujan deras di wilayah setempat menyebabkan tebing berbatu setinggi 20 meter dan panjang 50 meter runtuh, hingga menghantam rumah warga di Desa Jenggung, Kecamatan Banjarmangu.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya rumah warga mengalami kerusakan parah," ungkap Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arif Rahman.

Ia mengatakan kalau BPBD sudah mulai meningkatkan kewaspadaan dengan menyiagakan seluruh personel dan meminta aparat di desa maupun di
kecamatan untuk ikut bersiaga.

"Kami juga telah menyiapkan alat berat sehingga bisa dipakai kalau sewaktu-waktu ada longsor," tuturnya.

Sedangkan dari Banyumas dilaporkan BPBD setempat terus meminta kepada seluruh desa dan kecamatan untuk bersiapsiaga, apalagi dalam tiga hari terakhir trejadi longsor di sejumlah titik.

"Longsor telah terjadi di sejumlah desa akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Banyumas. Meski skalanya kecil, tetapi kami mengimbau agar masyarakat terus waspada. Sebab, dalam beberapa hari mendatang diprediksi hujan dengan intensitas lebat bakal turun," kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyumas Kusworo.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More