Penyelenggara Batasi Jumlah Peserta Borobudur Maraton 2018

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 10 Nov 2018, 12:15 WIB Olahraga
Penyelenggara Batasi Jumlah Peserta Borobudur Maraton 2018

ANTARA/Anis Efizudin

PENYELENGGARA Borobudur Maraton yang akan digelar 18 November 2018 di kawasan Objek Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, terpaksa membatasai jumlah peserta ajang bergengsi tersebut demi kenyamanan dan keamanan.

"Kami kewalahan menghadapi antusiasme peserta, animo peminat tinggi sekali, tapi demi kenyamanan dan keamanan peserta, kami membatasi 10.000 peserta," kata Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An saat dihubungi melalui telepon dari Semarang, Sabtu (10/11).

Menurut dia, pembatasan peserta itu perlu dilakukan mengingat jumlah peserta Borobudur Maraton terus mengalami peningkatan tiap tahunnya.

Ia mengungkapkan, jumlah peserta Borobudur Maraton pernah mencapai 21.000 peserta, padahal target penyelenggara saat itu hanya 20.000 peserta.

Ia mengaku terus berupaya membenahi agar ajang Borobudur Maraton yang diselenggarakan tiap tahun ini bisa meninggalkan kesan mendalam bagi peserta, khususnya pelari yang berasal dari luar negeri.

 

Baca juga: 5.500 Pelari Ramaikan Kudus Riley Maraton

 

Pria yang dikenal sebagai pengusaha ini menjelaskan bahwa konsep awal dari Borobudur Maraton memang mengangkat citra Candi Borobudur di mata internasional melalui agenda "sport tourism" sekaligus mengangkat perekonomian masyarakat sekitar.

"Saya merasakan, efek lomba lari ini luar biasa bagi kepentingan pariwasata dan ekonomi, bahkan ledagang dari Magelang hingga Yogyakarta merasakan manfaatnya," ujarnya.

Terkait dengan persiapan penyelenggaraan Borobudur Maraton tahun ini, pihak panitia sudah melakukan berbagai persiapan teknik dan berkoordinasi dengan berbagai unsur yang lain.
     
Ajang Borobudur Maratin 2018 akan melombakan tiga nomor yaitu Full Maraton yang menempuh jarak 42,195 kilometer, Half Maraton 21 kilometer, dan 10 kilometer. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More