PP-Iptek Gandeng Industri Pertahanan Wujudkan Wahana Inovasi Indonesia

Penulis: Syarief Oebaidillah Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 22:25 WIB Humaniora
PP-Iptek Gandeng Industri Pertahanan Wujudkan Wahana Inovasi Indonesia

Ist

PUSAT Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-Iptek) mulai mengembangkan Wahana Inovasi Indonesia yang akan menampilkan hasil inovasi karya anak bangsa dari industri terkemuka, lembaga penelitian dan pengembangan, serta perguruan tinggi.

Guna mewujudkan wahana tersebut, PP-Iptek menggandeng enam industri pertahanan dan teknologi tinggi atau National Defence and Hightech Industries (NDHI). Keenam industri tersebut adalah PT Pindad (Persero), PT Len Industri (Persero), PT Dahana (Persero), PT Inti (Persero), PT Inuki (Persero), dan PT Dirgantara Indonesia (Persero).

Direktur PP-Iptek, Mochammad Syachrial Annas, mengungkapkan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PP-Iptek dan industri strategis di Indonesia saat pembukaan Indonesia Science Day (ISD) 2018 pada 20 April 2018. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut disaksikan langsung Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir.

"Kehadiran produk-produk inovasi karya anak bangsa di Wahana Inovasi Indonesia akan menarik minat pengunjung terutama generasi muda hingga tertarik pada sains," kata Syachrial seusai pertemuan dengan 6 pimpinan industri pertahanan dan teknologi tinggi di sela acara Indo Defence Expo di JIExpo, Kemayoran, Jumat (9/11).

Wahana Inovasi Indonesia akan menempati lantai 3 gedung PP-Iptek di Kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Lantai tersebut mampu menampung 49 stan atau wahana berukuran 3 meter x 3 meter.

"Sebelumnya, lantai tiga digunakan untuk pelatihan dan pelaksanaan lomba yang jumlah pesertanya besar," ujar Syachrial.

ia berharap Wahana Inovasi Indonesia bisa diluncurkan bersamaan dengan perhelatan Indonesia Science Day (ISD) pada Maret 2019. Keenam pimpinan industri sudah sepakat dan PP-Iptek akan menyiapkan konsepnya. Setelah konsep rapi dan disetujui, mereka meminta waktu untuk mempersiapkan wahana inovasi dalam waktu 1,5 bulan.

Dia optimistis kehadiran Wahana Inovasi Indonesia akan menarik dan menaikkan jumlah pengunjung PP-Iptek. Produk inovasi dari industri pertahanan karya anak bangsa akan menarik perhatian seperti senjata, pesawat, panser, alat elektronik dan lain-lain.

"Misi kita berharap pengunjung dapat tertarik. Selama ini anak-anak hanya melihat alat peraga yang menimbulkan fenomena. Sementara dengan alat-alat ini kita bisa sampaikan ke anak-anak, kalau kamu bisa menguasai ilmu fisika, matematika, kimia dan sebagainya, kalau kamu nanti menjadi saintis bisa membuat pesawat, panser dan lain-lain. Kalau ada bentuk fisiknya kami harap anak-anak tertarik menjadi seorang saintis," pungkasnya. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More