Mahasiswa Baru Lulus akan Diberikan NPWP

Penulis: Yanurisa Ananta Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 21:20 WIB Ekonomi
Mahasiswa Baru Lulus akan Diberikan NPWP

ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

KEMENTERIAN Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) berencana memberikan kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) kepada mahasiswa yang baru saja lulus.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, hal ini perlu dilakukan agar potensi pajak dari generasi muda bisa terserap.

"Saya sudah sampaikan kepada para rektor yang menjadi bagian negara yang wajib bangun negara. Kami punya mahasiswa 7 juta. Setiap tahun lulus 1,8 juta, ini adalah potensi pajak," ucap Mohamad Nasir, Jumat (9/11).

Saat ini pun, lanjutnya, materi belajar pajak tidak hanya terbatas pada Fakultas Ekonomi atau Fakultas Hukum. Materi umum pembelajaran soal pajak sudah diperkenalkan di Fakultas Teknik dan Fakultas Kedokteran. Namun, pembelajaran itu belum merata.

Ia mengatakan, mata kuliah perpajakan akan masuk Mata Kuliah Umum (MKU) dengan muatan 10 SKS. Sehingga, calon pekerja yang masih berada di perguruan tinggi negeri sudah 'melek' pajak.

"Sehingga masalah perpajakan bisa in building dalam mata kuliah, sehingga bisa di-blend dalam satu sistem yang terkait di semua bidang ilmu," ujarnya.

Hal ini tentu membutuhkan riset. Dalam riset, Mohamad Nasir mengusulkan ke Presiden bahwa lembaga riset Indonesia sangat besar dengan total anggaran Rp24,9 triliun. Sayangnya, yang menjadi riset hanya Rp10,9 triliun. Untuk itu kalau bisa disatukan, menurutnya, akan jadi lebih baik dan efisien.

"Sehingga kalau ini bisa masuk, dan sekaligus dia keluar saat wisuda dia sekaligus menerima kartu NPWP itu akan bagus sekali. Satu sisi pembelajaran harus dilanjutkan, di sisi lain ini harus ditindaklanjuti." pungkasnya. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More