Transaksi Modal dan Finansial Triwulan III Catat Surplus USD4,2 Miliar

Penulis: Yanurisa Ananta Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 20:59 WIB Ekonomi
Transaksi Modal dan Finansial Triwulan III Catat Surplus USD4,2 Miliar

Antara

MESKIPUN defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) mengalami peningkatan USD800 juta, transaksi modal dan finansial triwulan III mencatatkan surplus sebesar USD4,2 miliar. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonsia (BI) Agusman menjelaskan, surplus transaksi modal itu naik karena ada aliran masuk investasi langsung.

"Aliran dana asing pada instrumen Surat Berharga Negara dan pinjaman luar negeri korporasi juga kembali meningkat," ungkap Agusman melalui keterangan tertulis, Jumat (9/11).

Meskipun demikian, surplus transaksi modal dan finansial tersebut belum cukup untuk membiayai defisit transaksi berjalan (CAD) sehingga Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan III 2018 mengalami defisit sebesar USD4,4 miliar dolar AS.

Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa pada akhir September 2018 menjadi sebesar USD114,8 miliar dolar. "Jumlah cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah serta berada di atas standar kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor,," kata Agusman.

Agusman menambahkan, ke depannya kinerja NPI diperkirakan akan membaik lantaran terus ditopang ketahanan sektor eksternal. Upaya pemerintah dan BI diyakini akan berdampak positif dalam mengendalikan defisit transaksi berjalan agar tetap berada di bawah 3%.

Pada saat yang bersamaan, Bank Indonesia masih akan mencermati perkembangan global yang dapat memengaruhi prospek NPI, seperti masih tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global, volume perdagangan dunia yang cenderung menurun, dan kenaikan harga minyak dunia.

"Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan guna menjaga stabilitas perekonomian, serta memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dalam mendorong kelanjutan reformasi struktural." pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More