Tarik Investasi dengan Promosi

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 20:57 WIB Ekonomi
Tarik Investasi dengan Promosi

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

TRADE Expo Indonesia (TEI) 2018 yang diselenggarakan selama lima hari sejak 24-28 Oktober 2018 berhasil meraup transaksi senilai US$8,49 miliar atau setara Rp127,33 triliun.

Nilai tersebut terdiri dari transaksi investasi sebesar US$5,55 miliar, transaksi pariwisata sebesar US$170,5 juta, transaksi barang US$1,456 miliar, serta transaksi jasa mencapai US$1,31 miliar.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih saat ini, terlebih dari sisi nilai investasi. Dengan menggelar pameran bertaraf internasional, melakukan promosi, investasi yang masuk diyakini akan lebih besar lagi.

"Karena dengan promosi, dunia akan lebih mengenal.kita Selama TEI, mereka juga banyak yang membeli sampel produk. Sampel itulah permulaan untuk penetrasi ke pasar mereka," ujar Enggartiasto saat menggelar konferensi pers hasil final TEI 2018 di kantornya, Jakarta, Jumat (9/11).

Ia mengungkapkan, dalam pagelaran TEI kali ini, produk-produk yang paling diminati adalah produk teknologi dan informasi, makanan olahan, produk-produk kimia, minyak kelapa sawit mentah (CPO), produk perikanan, serta produk kertas.

Sementara itu, negara-negara dengan nilai transaksi perdagangan tertinggi adalah Arab Saudi dengan total nilai US$417,19 juta. Diikuti Jepang dengan US$142,75 juta, Inggris US$118,45 juta, India US$98,39 juta dan Mesir US$80,46 juta.

Dari sisi pengunjung, pada tahun ini, TEI dibadiri oleh 33.333 orang dari 132 negara. Jumlah tersebut meningkat 16,9% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 27.711 orang dari 117 negara. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More