Dua Bendungan Baru di Jawa Tengah Mulai Dibangun

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 20:01 WIB Ekonomi
Dua Bendungan Baru di Jawa Tengah Mulai Dibangun

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) memulai pembangunan Bendungan Randugunting di Kabupaten Blora dan Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Hari Kementerian PU-Pera Hari Suprayogi memastikan pengerjaan akan dilaksanakan dengan kecepatan penuh tetapi tentunya tetap memperhatikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), kualitas dan lingkungan.

“Pekerjaan harus dilakukan full speed sejak awal. Sebagaimana disampaikan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono, langgam pembangunan harus rock and roll. Kita tambah personil dan shift kerja. Untuk konsultan supervisi, kualifikasi tenaga ahli yang ditugaskan harus sesuai dengan yang dijanjikan dalam penawaran,” ujar Hari melalui keterangan resmi, Jumat (9/11).

Pembangunan Bendungan Randugunting yang berada di wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dilaksanakan PT WIKA dan PT Andesmont dengan skema Kerjasama Operasi (KSO). Adapun, nilai kontrak dari bendungan itu sebesar Rp858 miliar dengan waktu pelaksanaan empat tahun sejak November 2018 sampai November 2022.

Sedangkan untuk konsultan supervisi dipegang oleh PT Virama Karya dan PT Tuah Agung Anugrah.

Kepala Pusat Bendungan Ni Made Sumiarsih mengatakan Bendungan Randugunting memiliki kapasitas tampungan efektif 8,61 juta meter kubik dan akan berfungsi mereduksi debit banjir sebesar 81,42 meter kubik per detik, penyedia air irigasi seluas 630 hektare (ha), penyedia air baku sebesar 150 liter per detik serta sebagai objek pariwisata.

Sedangkan, Proyek Bandungan Jlantah yang berada di wilayah kerja BBWS Bengawan Solo dikerjakan oleh PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya dengan skema KSO dengan nilai kontrak sebesar Rp965 milyar. Bendungan Jlantah memiliki kapasitas tampungan efektif 8,3 juta meter kubik. Bendungan itu akan memiliki multimanfaat mulai dari sumber air irigasi seluas 1.493 ha, konservasi pemeliharaan aliran sungai sebesar 120 liter per detik serta penyedia tenaga listrik 625 KW.

Dengan tambahan dua bendungan tersebut, jumlah bendungan baru yang dimulai konstruksinya menjadi 5 bendungan pada 2018. Tiga bendungan yang sudah lebih dulu tanda tangan kontrak ialah Bendungan Tiga Dihaji di Sumatera Selatan, Bendungan Bener di Jawa Tengah dan Bendungan Sidan di Bali. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More