Dortmund Unggulan Der Klassiker

Penulis: Satria Sakti Utama Pada: Sabtu, 10 Nov 2018, 00:45 WIB Sepak Bola
Dortmund Unggulan Der Klassiker

JAVIER SORIANO / AFP

BORUSSIA Dortmund menjadi unggulan dalam laga der Klassiker kontra musuh bebuyutannya Bayern Muenchen dalam lanjutan Bundesliga di Signal Iduna Park, dini hari nanti. Bukan tanpa sebab, Die Borussen, julukan Dortmund,  sejauh ini tampil lebih meyakinkan daripada sang rival.

Tim asuhan Lucien Favre tercatat tak terkalahkan di kompetisi domestik dan memimpin puncak klasemen Bundesliga Jerman saat ini. Dortmund saat ini mengoleksi 24 poin, unggul empat poin dari Muenchen di papan klasemen Bundesliga.

Laju Marco Reus dan kawan-kawan menjadi tanda-tanda positif agar dominasi Muenchen yang selalu menjuarai Bundesliga dalam enam musim terakhir terhenti. Meski perjalanan kompetisi masih panjang, kemenangan pada der Klassiker selalu memberikan semangat yang berbeda.

Favre mengaku timnya harus bermain cerdas agar dapat menaklukkan Muenchen. Ia menilai Die Roten, julukan Muenchen, tetaplah tim berbahaya, walau suksesi kepelatihan di bawah nakhoda Niko Kovac tak selalu berjalan mulus musim ini.

“Kami akan melawan tim besar, Bayern tetaplah Bayern. Kami harus bermain dengan cerdas. Kami harus bermain baik di segala posisi karena lawan kami ialah tim yang memiliki segudang pengalaman. Kami ingin melakukan pekerjaan ini dengan baik,” kata Favre.
Pernyataan Favre memang bukan bualan. Secara kualitas individu, Muenchen lebih unggul. Namun, pelatih asal Swiss itu dinilai berhasil meramu komposisi pemain Dortmund dengan baik meski bermodal pemain muda.

Pemain muda Jadon Sancho yang tengah naik daun akan kembali menjadi andalan. Ia mungkin digeser ke sisi kanan untuk memberikan posisi sebelah kiri kepada Raphael Guerreiro. Sementara itu, penyerang utama akan diisi striker pinjaman Barcelona, Paco Alcacer.

“Kami punya banyak pemain muda. Saya tak dapat menjelaskan mengapa kami melakukan hal yang baik dan kami akan melakukan pekerjaan dengan baik. Pelatih memberi pesan bagi kami, setiap orang mendengarnya,” kata gelandang Dortmund Axel Witsel.

Tak patah arang
Bagi Muenchen, menjadi underdog dalam laga kali ini memang menjadi sebuah keaneh­an. Akan tetapi, striker Robert Lewandowski mengaku tak patah arang. Muenchen harus memaksimalkan kematangan dalam skema bermain untuk menaklukkan Dortmund.
“Mereka (Dortmund) tim muda dengan sekumpulan pemain belia. Mereka sangat kreatif dengan cara pandang untuk selalu bermain menyerang. Kami harus fokus di lapangan, penting bagi kami untuk melakukannya. Kami lebih berpengalaman dan kami harus memaksimalkan itu,” kata pemain asal Polandia itu.

Tugas Niko Kovac ialah meramu tim dengan kadar yang tepat. Saat ini Kovac harus kehilangan sejumlah pemain muda, seperti Kingsley Coman, Corentin Tolisso, dan Thiago Alcantara, karena cede­ra. Walhasil, pemain sayap gaek, seperti Frank Ribery, akan diberikan kesempatan. Selain itu, Serge Gnabry akan menjadi penopang lainnya Lewandowski di lini depan.

“Ini laga klasik dan selalu jadi pertandingan menarik. Kami harus memberikan 100% dan bermain baik dalam bertahan dan menyerang,” imbuhnya. (Goal/Bundesliga/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More