Dua Wilayah Kecamatan di Kota Depok Diterjang Longsor

Penulis: Kisar Rajaguguk Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 16:30 WIB Megapolitan
Dua Wilayah Kecamatan di Kota Depok Diterjang Longsor

ANTARA FOTO/Kahfie kamaru

BENCANA longsor menerjang wilayah Kota Depok. Sepanjang Kamis dan Jumat (9/11) terjadi empat insiden tanah longsor di sana.

Bencana longsor di Kecamatan Pancoran Mas terjadi di Jalan Raya Citayam-Bojong Gede Kelurahan Ratu Jaya, lokasi tepatnya dekat jembatan Perumahan Permata Regency. Di lokasi ini beberapa kios buah, bensin, tambal ban, lapak penjual jamu dan koran tertimbun. Longsor juga menimbun pohon kelapa sawit.

Bencana longsor juga menerjang Perumahan Pesona Depok, Jalan Margonda Raya, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas. Longsor mengakibatkan pagar beton di blok K sepanjang 15 meter tinggi 6 meter, ambles.

Insiden tanah longsor juga terjadi di Kecamatan Cipayung terjadi di tebing Kali Krukut. Longsor mengakibatkan pondasi penyokong rumah Sarita, warga RT 008 RW 10 Kelurahan Cipayung sepanjang 6 meter ambles.

Tanah longsor lainnya melanda RW 04 Kelurahan Pondok Terong. Kecamatan Cipayung mengakibatkan tanggul sepanjang 10 meter setinggi 6 meter jebol. Dalam empat musibah bencana longsor yang terjadi, tidak ada terdapat korban jiwa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto Jorgi, mengatakan longsor di Jalan Raya Citayam-Bojong Gede dekat Perumahan Permata Regency dan Kantor Kelurahan Ratu Jaya terjadi Kamis malam (8/11) sekitar pukul 20.00 WIB.

Sementara longsor di Perumahan Pesona Depok, Tebing Kali Krukut, dan Tanggul Pondok Terong, Keluaran Cipayung, Jumat (9/11) siang dan tidak ada orang yang tertimbun longsor di lokasi tersebut. 

“Tidak ada orang yang tertimbun,” ujar Manto, Jumat (9/11).

 

Baca juga: Warga Jawa Barat Diimbau Waspada Musim Hujan

 

Peristiwa longsor yang menerjang wilayah Kota Depok, kata Manto, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kota Depok beberapa hari terakhir. 

"Longosr akibat hujan tinggi sehingga sejumlah titik terjadi longsor," katanya.

Saat ini 283 personel Unit Pelaksana Teknis Work Shop, bidang Sumber Daya Air, dan bidang Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Depok ke lokasi kejadian longsor untuk melakukan inventarisir dan membenahi kawasan longsor.

Ke-283 personel yang dikerahkan itu tidak hanya membersihkan material longsor, pohon yang tumbang. Tetapi juga gorong-gorong yang tertutup longsor tanah dan sampah rumah tangga di lokasi yang terdampak banjir. 

“Kita kerahkan satgas untuk saluran air yang terdampak banjir di Kota Depok,” paparnya.

Hujan deras yang mengguyur Kota Depok selama lebih dari lima jam menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Depok itu dilanda banjir.

Kondisi terparah akibat banjir berada di Perumahan Taman Duta, Pondok Duta, Bukit Cengkeh I dan II, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukma Jaya. Di kawasan itu, banjir tak hanya menggenangi rumah-rumah warga, tetapi juga jalan utama hingga ketinggian setengah meter. 

“Kita memberdayakan seluruh satgas untuk selalu siap dan sigap menolong masyarakat di tengah anomali cuaca yang ada,” katanya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More