Jasa Raharja telah Cairkan Santunan 38 Penumpang PK-LQP

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 13:55 WIB Ekonomi
Jasa Raharja telah Cairkan Santunan 38 Penumpang PK-LQP

MI/Rendy

SEMINGGU pascamusibah jatuhnya Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 PQ-LQP di perairan laut utara Karawang, Jasa Raharja telah menyerahkan Santunan kepada 38 ahli waris. Penyerahan santunan dilaksanakan secara bertahap kepada ahli waris korban yang telah teridentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri.

Penyerahan Santunan dilakukan tersebar di beberapa Provinsi sesuai dengan domisili tempat tinggal Ahli Waris melalui Kantor Cabang dan Perwakilan Jasa Raharja yaitu 11 orang diserahkan melalui Kantor Cabang Jasa Raharja Bangka Belitung, 7 orang diserahkan oleh Kantor Cabang Jasa Raharja Banten.

Sebanyak 10 orang diserahkan oleh Kantor Cabang Jasa Raharja DKI Jakarta, 4 orang diserahkan oleh Kantor Cabang Jasa Raharja Jawa Barat, 2 orang diserahkan oleh Kantor Cabang Jasa Raharja Sumatra Selatan dan masing masing sebanyak 1 ahli waris diserahkan oleh Kantor Cabang Jasa Raharja, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatra Barat.

 

Baca juga: Hari ke-12, Basarnas Terjunkan 201 Orang Cari Korban Lion Air PK-LQP

 

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan petugas Jasa Raharja telah membantu melengkapi 188 berkas administrasi ahli waris. Itu termasuk dengan cara mendatangi tempat kediaman sekaligus menyampaikan turut prihatin atas musibah tersebut dan diantaranya berdoa bersama dengan keluarga korban.

"Walau telah memperoleh 188 data lengkap keahliwarisan, penyerahan santunan selanjutnya dilakukan setelah diperoleh hasil identifikasi korban yang dikeluarkan oleh Tim DVI Mabes POLRI," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (9/11).

Ia juga mengatakan penyerahan dapat dilakukan secara cepat terhadap ahli waris lain yang sudah teridentifikasi. Hal ini berkat Sinergi yang telah dibangun antara Jasa Raharja, Basarnas, Kementerian Perhubungan, DVI Mabes Polri dan Mitra terkait lainnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More