Akta Kelahiran Anak Harus Gratis

Penulis: Abdus Syukur Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 15:00 WIB Nusantara
Akta Kelahiran Anak Harus Gratis

ANTARA FOTO/Siswowidodo

DARI seluruh jumlah anak di Indonesia, hingga saat ini baru sekitar 60% yang memiliki akta kelahiran. Padahal, akta kelahiran ini merupakan hak dasar anak yang harus dipenuhi oleh negara, sesuai amanat Undang-undang.

Terkait masih rendahnya angka kepemilikan akta kelahiran bagi anak itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI dan DPR RI bersepakat agar pemerintah daerah se-Indonesia, segera menggratiskan biaya kepengurusan akta kelahiran tersebut.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, Evi Zainal Abidin dan Asdep Perlindungan Hak sipil informasi dan Partisipasi Anak KPPPA RI, Lies rosdianty, saat Sosialisasi  Pemenuhan Hak Dasar Anak di Hotel Darussalam Kota Pasuruan, Jumat (9/11).

"Angka kepemilikan akta kelahiran di Indonesia masih di bawah 60%. Angka yang cukup tertinggal dan memprihatinkan. Makanya sekarang kami dorong daerah, agar menggratiskan seluruh biaya untuk akta kelahiran, jangan lagi kepengurusan akta kelahiran jadi sumber PAD (pendapatan asli daerah)," tutur Evi Zainal abidin.

Menurut Evi, kepemilikan akta kelahiran merupakan bukti bahwa hak dasar anak sudah terpenuhi. Karena dalam akta kelahiran menyebutkan identitas anak, pemberian nama serta pengakuan sebagai warga negara.

"Identitas, pemberian nama dan pengakuan sebagai warga negara, itu hak dasar anak. Makanya harus diupayakan benar kepemilikannya. Bahkan jika tidak diketahui keberadaan orang tuanya, tetap bisa diurus dengan menggunakan berita acara dari kepolisian," terang Evi.

 

Baca juga: Menteri PPPA: Srikandi Sungai Klaten bisa jadi Model di Indonesia

 

Lebih lanjut ditambahkan, dengan kejelasan identitas pada anak, keselamatan anak menjadi lebih terjamin. Perlindungan anak atas hak dasarnya.

"Dengan terpenuhinya itu, otomatis untuk upaya perlindungan anak dari berbagai tindak kekerasan, akan mengikutinya," imbuh Evi.

Sementara, Asdep Perlindungan Hak sipil informasi dan Partisipasi Anak KPPPA RI, Lies rosdianty, menyampaikan bahwa kepemilikan akta kelahiran bagi anak sangat penting. Karena dengan memiliki pengakuan hak dasar, otomatis anak mendapatkan perlindungan.

"Karena hak dasarnya terpenuhi, mereka akan mendapatkan perlindungan, sehingga anak bisa mendapatkan penghargaan atas pandangan anak, dan
perkembangan anak serta kepentingan terbaik anak, juga akan terpenuhi," ujar Lies Diserang. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More