Hari Ke-12, Basarnas Terjunkan 201 Orang Cari Korban Lion Air PK-LQP

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 13:05 WIB Humaniora
Hari Ke-12, Basarnas Terjunkan 201 Orang Cari Korban Lion Air PK-LQP

ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar
Personel TNI menjemput perahu Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Nugroho Budi Wuryanto (kelima kiri) saat tiba di posko evakuasi pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Pantai Tanjung Pakis, Jawa Barat, Sabtu (3/11/2018).

PROSES evakuasi pesawat Lion Air PK-LQP JT610 memasuki hari keduabelas. Tim Basarnas pun menerjunkan 201 orang, termasuk penyelam.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan untuk pencarian wilayah perairan (unsur laut) dikerahkan 14 kapal, terdiri dari empat unit KN SAR, empat unit RIB BASARNAS, lima unit LCR BASARNAS, dan satu unit BARUNA JAYA.

"Daerah prioritas pencarian permukaan air seluas 35 NM sepanjang garis pantai Tanjung Karawang dan Tanjung Pakis, Jawa Barat," ungkap Danang melalui keterangan resmi yang diterima, Jakarta, Jumat (9/11).

Baca Juga:

1.324 Personel Dikerahkan Hari Ke-9 Operasi SAR Lion Air PK-LQP

Kemudian, luas area pencarian bawah air sejauh 1,8 kilometer persegi menggunakan kapal Baruna Jaya 1. Untuk daerah utama penyelaman mencakup 900 meter persegi yang didukung 41 orang tim dari penyelam Basarnas Special Group (BSG).

Adapun operasi pencarian melalui jalur udara juga dilakukan dengan cakupan pencarian seluas 190 NM2 menggunakan dua helikopter, yaitu HR-1519 dan HR -1301. Sementara di darat tersedia sembilan unit ambulance.

Kamis (8/11) lalu, Lion Air menerima konfirmasi dari Basarnas yang telah mengevakuasi delapan kantong jenazah, sehingga jumlah terbaru sudah membawa 195 kantong.

Untuk proses identifikasi tetap dilakukan. Hingga Kamis (8/11), Tim DVI Polri telah memberikan konfirmasi hasil identifikasi 71 jenazah.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More