Merasa Terpojok, Gerindra Anggap Yusril Cari Kesalahan

Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 12:55 WIB Politik dan Hukum
Merasa Terpojok, Gerindra Anggap Yusril Cari Kesalahan

MI/ROMMY PUJIANTO

ANGGOTA Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade mengatakan pihaknya tak pernah menerima draf aliansi ulama seperti yang dituturkan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Pernyataan Yusril dinilai mengada-ada dan hanya mencari kesalahan kubu Prabowo-Sandiaga.

"Dia bilang juga soal draf aliansi (koalisi) yang kita tidak tahu itu draf apa. Kalau kontrak politik dengan ulama, Pak Prabowo dan Mas Sandi sudah tanda tangan ijtima ulama kedua," ujar Andre saat dihubungi, Jumat (9/11).

Andre mengatakan, selama ini Gerindra menghargai Yusril dan PBB. Meski hingga saat ini PBB belum juga menentukan pilihan politiknya untuk pemilu 2019.

Baca Juga:

Sekjen Gerindra Mengaku Tak Tahu Soal Draf Aliansi Ulama

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Izha Mahendra terus mengungkapkan kekecewaannya pada kubu Prabowo-Sandiaga. Terbaru, ia merasa diabaikan karena Prabowo tidak merespon draf aliansi ulama yang dibuatnya bersama para ulama.

Hingga saat ini, draf tidak direspons oleh kubu Prabowo sejak pertama diserahkan pada 13 Oktober 2018. Draf itu berisi kesepakatan antarparpol pro Prabowo-Sandiaga untuk bahu membahu di Pileg 2019.

Hal itu dikatakan Yusril menjadi salah satu alasan dirinya merapat ke kubu Jokowi-Amin.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More