Hadiah Kaki Palsu bagi Veteran Operasi Seroja

Penulis: Gana Buana Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 11:30 WIB Megapolitan
Hadiah Kaki Palsu bagi Veteran Operasi Seroja

Ilustrasi -- MI/PANCA SYURKANI

KICK Andy Foundation bekerja sama dengan Pusat Kesehatan TNI menyerahkan 10 kaki palsu di Komplek Veteran, Keluarahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jumat (9/11). Bantuan kaki palsu tersebut diserahkan pada warga veteran ‘Operasi Seroja’ yang menjadi korban amputasi usai perebutan wilayah Timor-Timor.

“Dari sekian banyak korban sudah ada yang mendapatkan kaki palsu, ada yang belum. Kalau yang sudah tapi sudah rusak kami berikan lagi hitung-hitung diperbarui,” ungkap Kepala Unit Kerja Sama Bhakti Sosial Puskes TNI, Kolonel dr. Nurrobi, Jumat (9/11).

Nurrobi menjelaskan dari sekian banyak veteran korban operasi seroja, hanya ada 10 warga yang benar-benar membutuhkan. Pendataan dilakukan hanya di Komplek Seroja, Bekasi Utara.

“Kalau di luar mungkin ada lebih banyak, karena ini bakti sosial khusus di Komplek Seroja, maka kita fokus pendataan di sini,” jelas dia.

Selain penyerahan kaki palsu, dalam kegiatan baksos tersebut pun diselenggarakan program berobat gratis. Adapun layanan tersebut meliputi poliklinik umum, gigi, spesialis penyakit dalam, penyakit jantung, kandungan, anak, mata, Telinga Hidung Tenggorokan (TKT), kulit hingga berbagai pengobatan tradisional.

Baca Juga:

Kick Andy dan TNI Bagikan Kaki Palsu

Dalam kegiatan ini, lanjut Nurrobi, selain menyerahkan kaki palsu gratis juga diserahkan bantuan berupa tongkat, alat bantu dengar, kaca mata baca, gigi palsu serta sembako.

“Pengobatan kami gelar sampai selesai, selama masih ada warga datang mau berobat kami persilahkan,” tuturnya.

Meski demikian, pihaknya menargetkan bisa melayani 500 orang warga tak mampu yang hadir. Obat-obatan pun bisa langsung ditebus warga di tempat.

“Sebetulnya 2.000 warga yang datang pun kami siap, pihak yang membantu sudah siap di tenda pengobatan,” tandas dia.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More