Sulit Distribusikan Sembako, Tim Gabungan Bangun Dermaga

Penulis: Kristiadi Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 11:30 WIB Nusantara
Sulit Distribusikan Sembako, Tim Gabungan Bangun Dermaga

MI/Kristiadi
LONGSOR DAN BANJIR BANDANG DI TASIKMALAYA: Tanah longsor dan banjir bandang berada di Kabupaten Tasikmalaya telah memutuskan Jembatan Pasangrahan lumpuh total, Jalan tersebut merupakan akses jalur alternatif dari Desa Ciheras, Ciandum, Cipanas, Sukahurip d

TIM gabungan membangun Dermaga sementara di aliran Sungai Pasangrahan, Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat untuk mendistribusikan berbagai kebutuhan. Pendistribusian sembako dan berbagai makanan bayi dilakukan dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas dan Polair yang siap siaga di lokasi tersebut.

"Kami telah mendistribusikan bantuan kebutuhan sembako bagi masyarakat di Kecamatan Cipatujah terutama yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor berada di Desa Cipatujah, Ciandum, Ciheras, Nagrog, Cipanas dan Bantarkalong. Kebutuhan tersebut sudah diberikan secara bertahap bagi mereka, tetapi pendistribusian lainnya akan menyebrangi sungai dengan menggunakan perahu karet," kata Camat Cipatujah, Agus Muslim, di kantor Camat, Jumat (9/11) pukul 08.00 WIB.

Agus mengatakan sekarang ini untuk paket sembako yang tersisa sebanyak 125 bungkus, dan beras berjumlah 103 karung berisikan 15 kg. Menurutnya, pendistribusian bantuan untuk masyarakat mengalami kendala terutama berada di Desa Ciheras dan Cipanas. Pendistribusian bantuan akan dilakukannya dengan menggunakan perahu karet. 

Meskipun jembatan bailey atau baru sementara bantuan dari Kementerian PUPR belum terpasang, di lokasi didirikan dermaga sementara.

"Untuk jembatan bailey sekarang ini belum ada pembangunan dan masih menunggu beberapa alat lainnya. Akan tetapi, pemerintah berupaya mendistribusikan kebutuhan sembako bagi mereka meskipun pendistribusian seharusnya dilakukan petugas Dinas Sosial dan BPBD. Sekarang semua (bantuan) itu ditanggungjawabkan ke kantor kecamatan yang selama ini memiliki petugas 18 orang," ujarnya.

Baca juga: Banjir dan Tanah Longsor Meluas

Sementara itu, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Tasikmalaya, Yane Sri Wigantini, mengatakan pendistribusian sembako bagi masyarakat di Kecamatan Cipatujah memang selama ini mengalami kendala terutama di arah Kabupaten Garut. Sebab perbaikan jembatan hingga di lokasi jembatan Pasangrahan masih belum berjalan. 

"Untuk strategi dan langkah sekarang hanya bisa mendirikan Dermaga sementara yang tentunya bersifat darurat, sambil menunggu hasil pemasangan jembatan bailey. Karena itu upaya mempercepat pendistribusian sembako bagi masyarakat yang terdampak aga bisa menggunakan semua kebutuhan. Di dalam paket adanya makanan bayi, beras dan pakaian layak pakai untuk masyarakat," paparnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More