Pergerakan Rupiah Tertahan Sentimen The Fed

Penulis: Antara Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 10:36 WIB Ekonomi
Pergerakan Rupiah Tertahan Sentimen The Fed

ANTARA

PERGERAKAN nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (9/11) pagi, melemah sebesar 75 poin menjadi Rp14.555,
dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.480 per dolar AS.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan pergerakan rupiah cenderung mulai tertahan terhadap dolar AS menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Desember.

"Menjelang pertemuan The Fed, pergerakan rupiah berbalik turun," katanya.

Ia menambahkan peluang bagi the Fed untuk kenaikan suku bunga acuannya (Fed Fund Rate/FFR) secara berkala membuat pelaku pasar kembali beralih ke dolar AS.

"Pengetatan moneter di Amerika Serikat masih terus berlangsung hingga tahun mendatang," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, penguatan rupiah dalam beberapa hari terakhir ini juga turut dimanfaatkan oleh sebagian pelaku pasar untuk ambil untung.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pergerakan dolar AS masuk dalam fase konsolidasi setelah hasil pemilu sela kongres Amerika Serikat yang sudah sesuai prediksi pasar.  

"Penguatan dolar AS mengindikasikan investor masih cukup berminat pada aset di Amerika Serikat," katanya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More