Siang Ini, Garuda Terbangkan 2 Jenazah ke Pangkalpinang

Penulis: Rendy Ferdiansyah Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 09:38 WIB Nusantara
Siang Ini, Garuda Terbangkan 2 Jenazah ke Pangkalpinang

MI/Rendy Ferdiansyah
Jenazah karmin tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang untuk di lakukan serah terima dari lion air ke wagub Babel, Senin (5/11).

DUA jenazah Korban jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP, Dolar, 38, anggota DPRD Babel dan Fizaladi, 30, karyawan PT Timah, akan di terbangkan ke Bandara Depati Amir Pangkalpinang dengan Pesawat Garuda GA-136 sekitar pukul 10.05 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel, Mikron Antariksa, mengatakan pada hari ke-12 ini ada 20 korban yang berhasil diidentifikasi Tim DVI RS Polri Tiga di antaranya, lanjut Mikron warga Babel mereka adalah, Dolar anggota Dewan Provinsi, Fizaldi Karyawan PT Timah dan Indra Bayu Aji, 39.

"Untuk penerbangan pagi ini ada dua yakni Indra Bayu Aji dan Matthew Darryl Bongkal, 13. Matthew korban lion air yang sudah teridentifikasi 
2 hari lalu, tetapi baru hari ini di pulangkan ke pangkalpinang," kata Mikron.

 

Baca juga: Identifikasi Korban Lion Air terus Dilakukan

 

Hingga saat ini menurut Mikron sudah ada 20 jenazah yang dipulangkan ke Pangkalpinang dari 56 korban Lion Air domisili Babel.

Untuk di ketahui berdasarkan Manifes ada 181 penumpang dan 7 kru Pesawat Lion Air LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang Jawa Barat, Senin (29/11).

Tim DVI RS Polri hingga kini sudah berhasil mengindetifikasi 71 penumpang dengan rincian 52 orang laki-laki dan 19 orang perempuan. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More