Bravo 5 Berharap Pemberdayaan Perempuan makin Maksimal

Penulis: PO/P-1 Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 09:00 WIB Politik dan Hukum
Bravo 5 Berharap Pemberdayaan Perempuan makin Maksimal

MI/SUSANTO
DEKLARASI PEREMPUAN KEREN: Kepala Divisi Perempuan Bravo 5 Nurmala Kartini Sjahrir (tengah) didampingi pengurus dan para aktivis perempuan mendeklarasikan Perempuan Keren di Jakarta, kemarin. Dalam deklarasi tersebut, Perempuan Keren menyatakan dukungan ke

DUKUNGAN untuk calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, bertambah. Tambahan dukungan kali ini datang dari Divisi Perempuan Bravo 5.

Divisi Perempuan Bravo 5 mendukung Jokowi-Amin karena keduanya telah dan akan terus memperjuangkan taraf hidup perempuan Indonesia.

"Jokowi memperbaiki kondisi perempuan Indonesia," kata Kepala Divisi Perempuan Bravo 5 Nurmala Kartini Sjahrir.

Kartini mengatakan selama kepemimpinan Jokowi, ada perbaikan juga penghargaan untuk perempuan. Dia mengingatakan perempuan kini sebagai subjek di masyarakat dan bukan objek.

Dia berharap, bila Jokowi-Amin menang dalam Pilpres 2019, pemberdayaan perempuan semakin optimal dalam pelaksanaan yang juga tertuang dalam Nawa Cita 2. "Karena ini perjuangan. Kami lihat paslon 01 mempertahankan identitas masyarakat Indonesia yang tidak membawa isu sekta-rian," bebernya.

Di NTT, relawan Jokowi-Amin diingatkan untuk membangun narasi kampanye yang menyejukkan dan tidak menyerang calon presiden lain. Relawan juga harus menampilkan kampanye yang simpatik, mengedepankan beradu program, gagasan, ide, rekam jejak, dan prestasi

"Kita harus tetap mengedepankan apa yang sudah dibuat Jokowi di Nusa Tenggara Timur," kata Ketua Tim Kampanye Jokowi-Amin Nusa Tenggara Timur, Melchias Mekeng, di Kupang, kemarin.

Dengan mengedepankan kampanye simpatik, menurut Me-keng, semakin banyak orang akan bersimpati kepada Jokowi.

Dia mencontohkan pembangunan infrastruktur yang besar-besaran di NTT juga bisa menjadi bahan kampanye.

Jokowi ialah satu-satunya presiden Indonesia yang memberi perhatian maksimal kepada NTT, seperti membangun tujuh bendungan raksasa. Salah satu bendungan yang mulai dibangun di perbatasan Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara memiliki kapasitas sebesar 77 juta meter kubik.

Jokowi juga telah membangun jalan di sepanjang perbatasan RI-Timor Leste, juga mendatangkan kapal listrik dari Turki yang ditempatkan di area PLTU Bolok di Kabupaten Kupang untuk menyuplai listik kepada warga di Pulau Timor, serta membangun pos lintas batas antarnegara. (PO/P-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More