Banjir dan Tanah Longsor Meluas

Penulis: Solmi solmi Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 02:15 WIB Nusantara
Banjir dan Tanah Longsor Meluas

ANTARA/HOLIK MANDAILING

BANJIR akibat meluapnya sejumlah anak sungai di Sub-DAS (daerah aliran sungai) Batanghari di belahan barat Jambi, terus meluas dan mulai mengancam wilayah bagian hilir yang dilintasi alur Sungai Batanghari. Beberapa wilayah hilir yang terancam, antara lain Kabupaten Tebo, Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kota Jambi.

Sementara itu, banjir akibat tingginya curah hujan sepekan terakhir, yang melanda wilayah Kota Sungaipenuh, Kabupaten Kerinci, Merangin, dan Kabupaten Bungo, kendati sebagian mulai menyurut hingga Kamsi (8/11), dilaporkan masih merendam areal pertanian, jalan lingkungan, dan permukiman warga.

"Beberapa wilayah kawasan permukiman warga masih terendam. Seperti di Kota Sungaipenuh, banjir masih terkosenstrasi di sejumlah desa di Kecamatan Hamparan Rawang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, kemarin.

Dikatakan Bachyuni, ancaman bencana banjir yang dibarengi terjadi tanah longsor di Kabupaten Kerinci, Kota Sungaipenuh, Kabupaten Merangin, terbilang terkendali. Sejumlah personel BPBD didukung unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah setempat sudah bersiaga dengan mendirikan posko penanganan di beberapa titik bencana.

Bencana banjir dan tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Klungkung, Bali, kemarin. Tanah longsor yang terjadi di jalan raya Banjarangkan, Desa Tusan, yang merupakan wilayah perbatasan Kabupaten Klungkung dengan Kabupaten Gianyar sempat menutupi sebagian badan jalan sepanjang sekitar 10 meter yang cukup ramai arus lalu lintas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klungkung Putu Widiada berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum mengerahkan dua alat buldoser untuk membersihkan longsoran tanah. Tidak hanya longsor, di wilayah Desa Takmung pada malam harinya juga terjadi banjir setinggi hampir selutut orang dewasa.

Sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, juga diterjang banjir akibat hujan lebat, sejak kemarin. Lokasi paling parah, di antaranya di kawasan Sungai Batang Saman. Air sungai yang meluap memaksa 100 kepala keluarga diungsikan ke tempat yang aman dari jangkauan banjir.

Penuhi hak dasar

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dalam merspons bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa daerah meminta agar pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, termasuk korban banjir bandang yang melanda Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, agar dipercepat.

Ia menegaskan tim gabungan telah turun ke lokasi untuk mengevakuasi dan kaji cepat kebutuhan dasar pengungsi, mendirikan dapur umum, dan juga layanan dukungan psikososial. Agus menjelaskan untuk tahap awal, Kementerian Sosial telah menyalurkan logistik tanggap darurat berupa peralatan evakuasi, paket keluarga, dan makanan dari Gudang Pusat di Bekasi ke Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya.

Bantuan logistik ke Tasikmalaya berupa beras 2.000 kg, tenda serbaguna keluarga 5 unit, tenda gulung 650 lembar, velbed 325 unit, kasur 300 unit, paket sandang 40 paket, selimut 20 lembar, family kit 250 paket, kids ware 250 paket, dll.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More