Enam Perusahaan di Karawang Terancam Sanksi

Penulis: (CS/N-3) Pada: Jumat, 09 Nov 2018, 02:00 WIB Nusantara
Enam Perusahaan di Karawang Terancam Sanksi

cikwan

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang menilai enam perusahaan di dua kawasan industri KIIC dan Surya Cipta melanggar Perbup Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Perluasan Kesempatan Kerja.

"Sanksi sudah kami siapkan. Apa bentuknya minggu depan rencananya kami umumkan," kata Kepala Disnakertrans Karawang, Ahmad Suroto, kemarin.

Pelanggaran yang dilakukan antaralain, mereka merekrut pegawai di luar wilayah Karawang. Padahal, perekrutan tenaga kerja harus dilakukan di Disnakertrans.

"Selain itu kita juga mensinyalir perusahaan melakukan perekrutan dengan melalui BKK (Bursa Kerja Khusus) dan Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS)," katanya.

Satu pintu membuka perekrutan tenaga kerja, ungkap Ahmad, merupakan upaya pemerintah memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat Karawang dan menghindari pungutan liar. Rekuitmen yang tidak sesuai aturan harus dibatalkan dan dilakukan rekuitmen ulang melalui kami. Jika masih bandel, sanksi lebih tegas lagi yaitu menghentikan perijinan tenaga kerja asing atau izin lainnya," katanya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More