Nostalgia dalam Hentakan Pistol dan Manisnya Mawar

Penulis: Aries Wijaksena Pada: Kamis, 08 Nov 2018, 23:15 WIB Hiburan
Nostalgia dalam Hentakan Pistol dan Manisnya Mawar

MI/Ramdani

ALBUM Appetite For Destruction dari Guns n Roses seakan menjadi album yang wajib dimiliki oleh remaja di era pertengahan 1980-an.

Lengkingan suara Axl Rose, bersambut dengan sayatan gitar Slash, diiringi oleh Duff McKagan pada bas, Izzy Stardlin (gitar rhythm), dan Staven Adler (drum), menjadi pembangkit semangat pada masa itu.

Gaya Axl yang urakan atau meliuk-liukan badan saat bernyanyi, Slash yang cuek, dan kalung rantai gembok ala Duff, yang ia tiru dari basis The Sex Pistols Sid Vicious, menjadi gaya yang kerap ditiru kala itu.

Seiring perjalanan waktu, gaya hidup rock n roll yang penuh drama telah menjadi pergulatan hidup dari Guns N Roses.

Lebih dari 30 tahun setelah album Appetite For Destruction lahir, Guns N Roses dengan personil yang hampir lengkap datang ke Indonesia.

Konser kali ini bisa dibilang istimewa, karena Axl dan Slash, yang merupakan personil paling penting, bisa tampil bersama. Sebelumnya, keduanya pernah konser di Indonesia secara terpisah.

Indonesia pun menjadi negara pertama di Asia yang menggelar konser berjudul 'Not In This Lifetime Tour' ini.

It's So Easy dan Mr Brownstone, dua lagu dr album Appetite For Destruction menjadi lagu pembuka konser GnR di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/11) malam.

Dua lagu berirama punk dan rock n roll itu merangsang penggemar GnR yang hadir.

Axl, yang kini bertubuh gempal, memang masih terlihat atraktif seperti masa mudanya. Ia masih terlihat berlari di atas panggung, tapi suara melengkingnya jarang terdengar.

"You know where you are? You in jungle Jakarta," teriak Axl saat mulai bernyanyi lagu Welcome to the Jungle. Lagu yang biasanya bertempo cepat pun dibawakan dengan versi yang sedikit lebih lambat.

GnR sangat beruntung punya Slash, gitaris handal yang teknik bermain gitarnya sangat tinggi. Ia harus bermain lebih panjang untuk memberikan Axl waktu mengambil napas.

Guns N Roses membawakan lebih dari 20 lagu dalam konser yang berdurasi hampir 3 jam.

Bukan hanya lagu-lagu dari album Appetite For Destruction yang mereka mainkan, lagu dari album Lies, Use Your Illusion I dan II, serta dari Spaghetti Accident juga mereka bawa, seperti You Could Be Mine, Live and Let Die, Civil War, Estranged, Sweet Child of Mine, November Rain, dan Night Train sebelum encore.

Pada saat encore, GnR membawakan 4 lagu seperti Patience, Don't Cry, dan Paradise City sebagai penutup.

Axl dan kawan-kawan memang sudah tidak lagi muda. Tapi karya Guns N Roses tetap bergairah muda dengan hentakan pistol dan manisnya mawar. (OL-1)

VIDEO TERKAIT:

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More