Jokowi Bertemu Presiden Putin di Sela-Sela KTT ASEAN

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Kamis, 08 Nov 2018, 21:50 WIB Internasional
Jokowi Bertemu Presiden Putin di Sela-Sela KTT ASEAN

Antara/AFP

PRESIDEN Joko Widodo akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela rangkaian pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang diselenggarakan di Singapura pada 13-15 November.

"Dalam pertemuan ASEAN (Plus One) dengan Rusia, untuk pertama kalinya Presiden Putin datang, mungkin salah satunya karena Indonesia adalah koordinator pertemuan itu. Putin meminta untuk bertemu dengan Jokowi," kata Direktur Kerja Sama Eksternal ASEAN Kementerian Luar Negeri, Benny Siahaan, di Jakarta, Kamis (8/11).

Presiden Jokowi dan Presiden Putin akan melakukan pertemuan bilateral di Singapura di sela-sela pertemuan ASEAN-Rusia yang merupakan bagian dari rangkaian KTT ASEAN ke-33. Selanjutnya, dalam pertemuan ASEAN-Rusia itu Presiden Joko Widodo akan menyampaikan pandangan bersama negara-negara anggota ASEAN kepada Rusia.

"Jokowi akan membaca 'ASEAN Common Statement' yang merupakan himpunan pandangan negara ASEAN kepada Rusia," ujar Benny.

Selain itu, 10 negara anggota ASEAN dan Rusia juga akan membahas soal peningkatan kerja sama dalam beberapa bidang, antara lain di bidang keamanan dunia maya (cyber security) dan pendidikan.

Presiden Joko Widodo akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (KTT ASEAN) ke-33 di Singapura pada 13-15 November 2018. Tema besar KTT ASEAN yang diusung selama masa keketuaan Singapura adalah 'ASEAN Tangguh dan Inovatif' (Resilient and Innovative ASEAN).

Dalam rangkaian KTT ASEAN yang dilaksanakan selama tiga hari itu, Presiden Jokowi rencananya akan menghadiri sekitar 17 pertemuan ASEAN, antara lain pertemuan ASEAN Plus Three, East Asia Summit (EAS), dan beberapa pertemuan ASEAN Plus One. (Ant/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More