Ma'ruf Amin Sebut Ekonomi Arus Baru akan Kurangi Impor

Penulis: Antara Pada: Kamis, 08 Nov 2018, 21:45 WIB Ekonomi
Ma

MI/PIUS ERLANGGA

CALON Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengatakan arus baru ekonomi yang diusungnya akan fokus pada pemberdayaan untuk memperbesar nilai tambah produk dalam negeri dan mengurangi impor.

"Kita hilangkan disparitas antara daerah satu dengan lainnya, kemudian memperbesar nilai tambah produk nasional dengan pemberdayaan, untuk kurangi impor," ujar Ma'ruf Amin di Jakarta, Kamis (8/11).

Dia mengatakan ada beberapa daerah penghasil bahan mentah yang mengekspornya ke berbagai negara. Bahan mentah asal Indonesia kemudian diolah oleh luar negeri dan diimpor kembali oleh Indonesia.

Dia mencontohkan, di Sulawesi Selatan sebagai daerah penghasil kakao, bisa memperbesar nilai tambah produknya menjadi penghasil cokelat.

Begitu juga di daerah lain seperti daerah-daerah penghasil kopi dan lain sebagainya. Semua upaya memperbesar nilai tambah itu dilakukan dengan memberdayakan umat melalui perekonomian syariah.  

Menurut dia, ekonomi syariah merupakan ekonomi yang akan semakin menguat karena memiliki konsumen yang besar. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More