Pembalasan Manis Mourinho

Penulis: Nurul Fadillah fadillah Pada: Kamis, 08 Nov 2018, 22:30 WIB Sepak Bola
Pembalasan Manis Mourinho

(Photo by Isabella BONOTTO / AFP)

KEBERUNTUNGAN rupanya masih berpihak kepada Manchester United saat melakoni laga sulit dalam lanjutan penyisihan Grup H Liga Champions, kemarin. Bermain di Allianz Stadium, kandang Juventus, 'Setan Merah' akhirnya mampu membawa pulang poin penuh melalui gol di menit-menit akhir laga.

Manchester United sepertinya akan dipermalukan saat mantan bintangnya, Cristiano Ronaldo, membawa Juventus unggul lebih dulu di menit ke-65. Namun, kegembiraan pendukung tuan rumah berbalik menjadi kesedihan di lima menit terakhir jelang laga usai.

Setelah Juan Mata membuat kedudukan 1-1 melalui golnya di menit ke-86, 'Setan Merah' akhirnya memastikan kemenangan menyusul gol bunuh diri bek Juventus Leonardo Bonucci di masa injury time babak kedua.

Kemenangan Manchester United itu memaksa Juventus menunda langkah ke babak 16 besar. Meski demikian, 'si Nyonya Tua' masih menempati puncak klasemen dengan torehan 9 poin. Sementara itu, Manchester United menjaga asa lolos dari Grup H dengan mengekor Juventus di posisi kedua dengan torehan 7 poin, disusul Valencia di posisi ketiga dengan poin 5.

Seusai laga, pelatih Manchester United, Jose Mourinho, mengaku gembira dengan poin maksimal dari kandang Juventus. Kemenangan tersebut menjadi pembalasan dendam setelah di kandang pada dua pekan lalu, 'Setan Merah' menyerah 0-1 dari Juventus.

"Ini ialah kemenangan besar bagi kami. Tidak hanya karena kami membutuhkan poin, tetapi karena ini ialah laga tandang jauh dari rumah melawan tim yang luar biasa," ujar Mourinho.

"Juventus ialah tim yang fantastis dengan rekor luar biasa di kandang. Kami harus datang dan tidak merasa kecil. Mereka memiliki banyak potensial jika dibandingkan dengan kami, orang-orang pasti tahu ambisi mereka," lanjutnya.

Kemenangan atas Juventus juga menjadi modal Mourinho saat harus melakoni laga sulit melawan pemimpin klasemen sementara Liga Primer Inggris, Manchester City. Derbi Manchester itu akan terjadi pada akhir pekan ini di Etihad Stadium.

Menurut Mourinho, tim besutannya kini memiliki satu 'laga final' yang harus dimenangi, yaitu saat menjamu Young Boys di Old Trafford, 27 November mendatang. Mourinho pun percaya diri anak-anak asuhnya mampu mewujudkan misi tersebut.

"Kemenangan atas Young Boys bisa mengantarkan kami ke babak selanjutnya. Mari berharap kami bisa lolos," ujar Mourinho.

Jadi pelajaran

Di sisi lain, juru taktik Juventus, Massimiliano Allegri, mengaku sangat kecewa dengan kekalahan di kandang kali ini. Namun, Allegri meyakini hasil yang didapat tetap memberikan pembelajaran terhadap timnya.

"Kami memiliki peluang untuk memastikan lolos ke babak selanjutnya lebih awal, tetapi gagal mendapatkannya. Ini ialah kekalahan yang mengecewakan karena tim bermain dengan baik. Kami butuh memperbaiki penyelesaian akhir," jelas Allegri.

Sementara itu, Ronaldo menyebut kekalahan kali ini disebabkan Juventus bermain terlalu santai. "Liga Champions ialah kompetisi yang spesial. Anda tidak boleh santai karena segalanya bisa terjadi. Kami mendominasi selama 90 menit, tetapi kami terlalu santai dan akhirnya mendapat hukuman," tandas Ronaldo. (AFP/BBC/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More