6 Napi Kabur di Sulteng Tertangkap

Penulis: M. Taufan SP Bustan Pada: Kamis, 08 Nov 2018, 19:29 WIB Politik dan Hukum
6 Napi Kabur di Sulteng Tertangkap

Ilustrasi

SATUAN Tugas (Satgas) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah kembali menangkap enam narapidana yang melarikan saat terjadi gempa, dan tsunami di provinsi itu. Keenam narapidana tersebut langsung dikembalikan ke lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan asalnya.

Baca juga: Jika Serahkan Diri, Napi Kabur di Sulteng akan Diberi Remisi

"Jadi kemarin tertangkap lagi enam orang. Hari ini sudah dikembalikan ke LP dan Rutan mereka masing-masing," terang Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM Sri Puguh Budi Utami saat dikonfirmsi di Jakarta, Kamis (8/11).

Menurut Sri, keenam narapidana tersebut ditangkap di wilayah Sulteng. Saat ditangkap pun keenammya tidak melakukan perlawanan atau ingin melarikan diri lagi. "Proses penangkapannya aman. Keenammya juga cukup kooperatif enggak ada yang brutal," ungkapnya.

Baca juga: 406 Napi Sulteng Masih Masuk DPO

Hingga kini, lanjut Sri, tercatat 1.254 narapidana yang sudah dikembalikan ke LP dan Rutan. Sementara itu, masih ada 400 narapidana lagi yang masih DPO. Sri menambahkan, sampai saat ini petugas yang khusus mencari narapidana itu masih terus berusaha menemukan narapidana yang tersisa. Dibantu dengan Polda Sulteng mereka fokus mencari informasi keberadaan narapidana yang masih melarikan diri hingga ke kerabat dan keluarganya masing-masing.

"Kami berharap mereka dapat menyerahkan diri. Sehingga mempermudah proses pencarian petugas di lapangan. Semoga saja dalam waktu dekat semua bisa tertangkap atau menyerahkan diri," pungkasnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More