Hanya Anthony Ginting yang Tersisa di Tunggal Putra Tiongkok Terbuka

Penulis: Budi Ernanto Pada: Kamis, 08 Nov 2018, 19:11 WIB Olahraga
Hanya Anthony Ginting yang Tersisa di Tunggal Putra Tiongkok Terbuka

HUMAS PP PBSI

INDONESIA kehilangan dua pemain tunggal putra di babak kedua Tiongkok Terbuka 2018 yang digelar di Fuzhou. Dalam pertandingan yang berlangsung Kamis (8/11) di Haixia Olympic Sports Center, Jonatan Christie tersingkir karena dikalahkan kompatriotnya Anthony Sinisuka Ginting dengan skor 20-22, 22-20, dan 11-21.

Sementara Tommy Sugiarto takluk di tangan wakil India Kidambi Srikanth. Walau berhasil memaksa unggulan kelima itu bermain tiga gim, Tommy tetap gagal dengan skor 10-21, 21-9, dan 21-9.

Di pertandingan lain, dua pasangan ganda campuran Merah Putih, yakni Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Tontowi Ahmad/Liliyani Natsir mendapatkan tiket ke perempat final. Praveen/Melati menang dari Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia) dengan skor 21-17 dan 21-15.

Sedangkan Tontowi/Liliyana yang akrab disapa Owi/Butet juga menang mudah karena hanya perlu dua gim untuk menghabisi Hwi Tae Kim/Kim Hye Jeong (Korea Selatan) dengan skor 21-4 dan 21-15. Pertandingan mereka relatif singkat, hanya berlangsung selama 21 menit.

Baca Juga:

Kalahkan Jojo, Anthony Ginting ke Perempat Final Tiongkok Terbuka Fuzhou

 

Seharusnya, Indonesia memiliki satu lagi wakil dari nomor ganda campuran seandainya Rinov Rivaldy/Debby Susanto menang dari Wang Yilyu/Huang Dongping. Sayangnya, wakil Tiongkok tersebut sangat tangguh dan hanya butuh dua gim dengan skor 21-10 dan 21-16 untuk bisa memulangkan Rinov/Debby.

 

Di nomor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menang 21-18 dan 21-11 dari Min Hyuk Kang/Kim Won Ho (Korea Selatan). Dua pasangan ganda putra Indonesia lainnya, yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso hingga berita ini diturunkan masih menunggu giliran bertanding.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More