Eko Yuli Bertekad Cetak Penerus

Penulis: Yogi Bayu Aji Pada: Kamis, 08 Nov 2018, 12:47 WIB Olahraga
Eko Yuli Bertekad Cetak Penerus

MI/Ramdani

EKO Yuli Irawan tidak mau macam-macam dengan bonus yang diterimanya selama meraih prestasi di cabang angkat besi. Dia justru ingin memanfaatkan uang bonus untuk mencetak penerus.

"Sudah belasan tahun di angkat besi sudah tahu skill-nya, sudah tahu cara menangani atlet. Saya ingin menciptakan juga supaya di angkat besi prestasinya enggak mandek," kata Eko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (8/10).

Eko takut prestasi cabang olahraga angkat besi merosot bila ia pensiun kelak. Ia juga ingin berkontribusi membina penerus. "Setidaknya kita bisa ciptakan juga."

Saat ini, Eko sedang fokus ke Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Dia berharap bisa mendapat medali emas di ajang olahraga bergengsi tingkat dunia itu.

Baca juga: Jadi Juara Dunia, Eko Yuli Kebanjiran Bonus

Eko menyebut Kolombia, Tiongkok, dan Korea Utara menjadi saingan berat. Namun, dia yakin persiapan matang bisa mengalahkan mereka.

"Yang pasti saat ini mereka masih belum siap, tapi yang ke depan mereka akan persiapan, pasti akan berkembang dan kita harus dipersiapkan lebih baik lagi," jelas dia.

Latihan rutin selama 3 hingga 6 jam dilakukan setiap hari demi prestasi. Makan sehat juga terus disantap agar tubuh tetap prima.

"Yang pasti sayuran harus.ada lauknya, daging ikan atau ayam pasti ada. Nasi yang enggak. Enggak makan nasi putih, ganti nasi merah," beber Eko. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More