Pangeran Charles Khawatirkan Cucunya

Penulis: Rizky Noor Alam Pada: Kamis, 08 Nov 2018, 07:15 WIB Weekend
 Pangeran Charles Khawatirkan Cucunya

AFOLABI SOTUNDE / POOL / AFP

PEWARIS tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles mengkhawatirkan nasib cucu keempatnya, yang merupakan anak pertama dari Pangeran Harry dan Meghan Markle. Kekhawatiran pria berusia 70 tahun ini terkait kondisi Bumi yang semakin memprihatinkan.

Pangeran Charles selama ini dikenal memiliki perhatian lebih terhadap isu kelestarian lingkungan. Kekhawatirannya tersebut disampaikannya kepada publik saat melakukan kunjungan ke Ghana, Afrika. Di mana dirinya memberitahu khalayak umum bahwa cucu keempatnya akan lahir pada musim semi tahun depan.

"Saya akan memiliki cucu lagi, begitupun mungkin beberapa dari kalian. Menurut saya kita akan mewarisi dunia yang sudah dipenuhi polusi, rusak, dan hancur kepada mereka," ungkap Charles seperti yang dikutip Media Indonesia dari People Rabu (7/11).

Anak tertua dari Ratu Elizabeth II tersebut menekankan pentingnya mengurangi penggunaan plastik dan mencari inovasi baru untuk mengurangi limbah plastik tersebut. "Plastik dalam jumlah yang banyak mencemari lautan setiap tahunnya dan kejadian tersebut bukannya semakin berkurang malah semakin parah.

Kita tidak bisa membiarkan hal seperti ini terus berlanjut," imbuh Charles. Charles menambahkan diperlukan solusi sederhana dan mudah dilakukan banyak orang. Sehingga kelestarian spesies laut yang selama ini menderita akibat ulah manusia bisa diselamatkan.

Charles mengaku sudah menanam lusinan pohon, sejak cucu pertamanya (Pangeran George) lahir 5 tahun yang lalu. "Semakin menua, saya akan habiskan (umur) untuk menanam pohon dimana pohon tersebut akan tumbuh seiring dengan pertumbunan George," pungkas Charles. (M-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More